Tips Mengembangkan Investasi Reksadana

Jangan sampai anda berfikir ulang untuk investasi. kenapa harus memiliki prinsip seperti itu, karena tidak hanya satu  atau dua orang yang sudah berhasil dengan berinvestasi.

Sebagai contoh yang dilakukan oleh Endang Astharanti. Wanita yang saat ini sebagai Direktur Pemasaran & Product di PT Mandiri Manajemen Investasi tersebut sudah memahami akan pentingnya berinvestasi.

Endang mulai masuk dalam dunia investasi dari tahun 2001 yang lalu, pada saat itu, Endang hanya menyisihkan dari uangnya selama dia bekerja di Bank Mandiri dan disimpan di deposito. Setelah itu, wanita lulusan dari fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada tersebut mulai belajar berinvestasi pada pasar modal. Enang memilih

Produk investasi yang pertama yaitu reksadana pendapatan tetap, di tahun 2004 yang lalu. ” Saya melihat dari returnnya memang cukup menarik dibandingkan dengan deposito, bahan untuk jumlah alokasi asetnya berisi obligasi yang memberi return cukup teratur, ” tegas wanita kelahiran 9 Agustus 1976.

Setelah mendapatkan keuntungan di reksadana pendapatan tetap, portofolio investasi wanita yang pernah berstatus pendidikan Strata Dua (S2) yang berada di Nanyang Technology University Singapore tersebut kian berkembang.

Kemudian dia terus menambah beberapa jenis reksadana yang dia miliki, seperti reksadana saham, campuran serta pasar uang. ” Diversifikasi portofolio dari keterangan saya penting hingga miliki instrumen yang underlyingnya beragam, ” papar dia.

Endang sempat juga mencoba investasi saham secara langsung namun saham tersebut tidak bisa bertahan lama. Hal itu disebabkan ia bahkan juga mengakui tidak bisa untuk mengikuti ikuti perubahan pasar saham pada saat kesibukannya sehari-hari. Pada akhirnya saham tersebut tidak membuahkan hasil dan justru malah rugi.

Dari pengalaman tersebut itu saya kembali untuk berinvestasi di reksadana, sebab selain likuid yang juga ditangani dari tenaga profesional seperti dari manajer investasi. Hal itu yang membuat saya tidak harus terus-menerus memantau keadaan pasar, ” terang dia.

Sekarang ini, hampir semuanya jenis reksadana yang sedang ia miliki dari mulai pendapatan tetap, saham, campuran, pasar uang dan terproteksi. Dari semua jenis investasinya tersebut Endang untuk saat ini sudah tercatat mengoleksi 10 product reksadana dari lima jenisnya.

 

Diversifikasi Investasi

Tidak hanya deposito serta reksadana, wanita ini juga masuk dalam ranah yang lain untuk mengembankan kekayaannya seperti emas dan pada bidang property. Direktur MMI yang yang menjabat dari sejak Juli 2015 ini memang sangat suka pada investasi property.

Ia juga pernah memiliki satu apartemen. Tetapi karena masih belum kurang pas dengan apa yang diinginkannya dia mencoba mengalihkan dengan produk yang lain dan tidak butuh waktu yang lama Endang menjualnya. Belum genap setahun, Endang ssudah bisa nikmati keuntungan sampai 25%.

Jadi sebenarnya ketika menginginkan make money dari sektor property akan terbuka peluang yang bagus banget. namun kita harus tahu langkahnya agar bisa memanfaatkan keuntungan yang bisa dinikmati, ” tegasnya.

Pada saat  berinvestasi, Endang mengakui sebagai salah satu investor moderat. Endang terus concern ke efek yang moderat. Ia lebih menginginkan inginkan return yang lebih tinggi.

Namun dia juga sangatt mengerti dari semua dana yang sudah disimpan pada deposito atau pasar uang sudah cukup, mesti masih pensaran dan kurang memuaskan. Namun wanita ini tidak diam begitu saja mencoba mencari jalan keluar dengan diversifikasi portofolio.

Ia memberikan motivasi besar terhadap sejumlah investor pemula untuk tidak takut berinvestasi. untuk mengawali sebuah investasi sudah bukan hal sulit lagi karena tidak butuh biaya yang mahal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *