Tips Agar Kartu Kredit di Approve oleh Semua Bank

Bagi Anda yang hendak mengajukan permohonan penerbitan kartu kredit, pasti penasaran tentang bagaimana dan apa saja tips agar kartu kredit di approve. Ini adalah hal yang lumrah. Pasalnya, banyak sekali pemohon pengajuan kartu kredit yang harus berkali-kali mencoba mengajukan penerbitan kartu kredit agar cepat diapprove atau disetujui. Untuk itulah, pada kesempatan kali ini akan diulas tentang beberapa tips yang perlu Anda perhatikan agar nantinya langkah pengajuan kartu kredit Anda dapat diterima oleh pihak bank penerbit kartu kredit.

Melakukan Pengajuan Kartu Kredit secara Tepat

Sebenarnya alasan utama mengapa pihak bank tidak segera menerbitkan kartu kredit atau bahkan menolak pengajuan nasabah didasari oleh banyak pertimbangan. Hal ini tentu juga sangat berkaitan erat dengan sistem bisnis yang mereka jalankan. Meski demikian, setiap bank memiliki pedoman atau tolok ukur yang hampir sama. Dengan kata lain, terdapat standar umum yang juga berlaku di semua bank penerbit kartu kredit.

Pengajuan Kartu Kredit
Pengajuan Kartu Kredit

Jadi Anda tak perlu heran ketika hendak menerbitkan kartu kredit di banyak bank dan semuanya ditolak. Pasalnya ketika pengajuan tersebut ditolak oleh satu bank penerbit kartu kredit, maka ada kemungkinan bank lain juga akan menolaknya. Hal ini berkaitan dengan persyaratan umum yang menjadi standar penerbitan kartu kredit.

Adapun beberapa alasan atau kendala mengapa pengajuan kartu kredit Anda ditolak biasanya berkaitan dengan kurangnya kelengkapan dokumen. Ini adalah alasan yang paling mendasar. Kelengkapan dokumen menjadi sebuah poin plus agar pengajuan kartu kredit Anda dapat disetujui oleh pihak bank. Meski demikian, pihak bank tidak akan memberitahukan alasan mengapa pengajuan kartu kredit Anda ditolak sehingga Anda mungkin harus berkali-kali melakukan pengajuan dan berkali-kali pula mendapatkan penolakan. Untuk itu, alangkah baiknya apabila Anda menyimak ulasan berikut ini agar dapat memahami secara detail tentang pengajuan kartu kredit secara tepat. Dengan begitu, maka Anda tak perlu lagi mendapatkan penolakan dari pihak bank penerbit kartu kredit.

Tips Tepat untuk Mengajukan Kartu Kredit agar Cepat Diterima

Kartu Kredit approved
Kartu Kredit approved

Apabila Anda ingin agar pengajuan kartu kredit dapat segera diterima, maka poin penting yang diulas di sini adalah mengenai kelengkapan dokumen serta kelayakan Anda menggunakan kartu kredit. Untuk lebih lengkapnya, simak tips agar kartu kredit di approve berikut ini.

Pertama: Memastikan Bahwa Anda Layak Mendapatkan Kartu Kredit

Tips pertama yang harus diperhatikan adalah mengenai kelayakan Anda untuk mendapatkan layanan dan fasilitas dari kartu kredit tersebut. Ini juga menjadi hal yang paling penting dan dapat memberikan dampak yang sangat fatal apabila disepelekan. Biasanya, bank akan melakukan semacam survey singkat terkait hal-hal yang memengaruhi kelayakan Anda dalam menerima kartu kredit. Hal tersebut mencakup berapa gaji Anda, seberapa besar kemampuan Anda dalam menanggung risiko yang juga akan timbul di kemudian hari selama penggunaan kartu kredit tersebut.

Selain itu, pihak bank juga akan melakukan proses pemeriksaan terkait riwayat kartu kredit yang pernah Anda gunakan. Tak berhenti sampai di situ saja, akan terdapat pengecekan terkait hutang atau cicilan Anda pada bank ataupun lembaga pembiayaan yang lainnya. Sebagai informasi saja, dalam sistem perbankan, terdapat IDI (Informasi Debitur Individual) yang akan mencatat semua aktivitas Anda selama melakukan cicilan atau kredit di pihak bank. Apabila terdapat riwayat yang kurang baik terhadap kredit sebelumnya, dapat dipastikan pengajuan kartu kredit Anda akan ditolak. Sebaliknya, jika IDI Anda bersih, maka ada kemungkinan Anda diterima.

Hal lain yang juga dipertimbangkan oleh bank penerbit kartu kredit adalah mengenai pekerjaan yang sesuai standar. Maksudnya bank akan lebih memprioritaskan pengajuan kartu kredit oleh nasabah yang bekerja di perusahaan-perusahaan besar. Meski demikian, tak menutup kemungkinan karyawan dari perusahaan umum yang kurang bonafit pun dapat memperoleh kartu kredit. Hal ini juga dipengaruhi oleh berapa penghasilan Anda setiap bulannya. Biasanya, minimal penghasilan perbulan untuk nasabah yang ingin memiliki kartu kredit adalah sebesar 3 juta rupiah perbulan.

Kedua: Tempat Tinggal yang Valid dan Sesuai dengan Data

Tips agar kartu kredit di approve yang selanjutnya adalah mengenai validasi tempat tinggal yang Anda berikan pada dokumen pengajuan kartu kredit. Seperti yang telah dijelaskan di atas, sewaktu-waktu pihak bank akan melakukan semacam survey mengenai tempat tinggal Anda. Dengan alamat yang sesuai, maka pihak bank pun tak akan kesulitan dalam menemukan tempat tinggal Anda.

Ketiga: Pastikan Kebenaran Dokumen yang Anda Serahkan

Tips ketiga yakni memastikan bahwa semua dokumen yang menjadi persyaratan wajib untuk bank adalah asli dan benar. Tak hanya sebatas tempat tinggal saja, semua data diri Anda harus benar-benar diisi dengan data diri yang asli. Pasalnya pihak bank tak ingin mengambil risiko dengan mengabulkan pengajuan kartu kredit pada orang yang memalsukan data diri mereka.

Dengan kata lain, jangan pernah menganggap remeh pihak bank. Mereka memiliki banyak akses untuk melakukan validasi terdapat data diri yang Anda serahkan selama melakukan pengajuan kartu kredit. Apabila ternyata dokumen tersebut tidak sesuai, maka kemungkinan Anda akan ditolak bahkan terkena blacklist yang berlaku untuk semua bank penerbit kartu kredit di seluruh Indonesia.

Keempat: Pilihlah Bank Penerbit Kartu Kredit yang Tepat

Seperti yang kita tahu, ada banyak sekali bank yang dapat memberikan berbagai fasilitas menarik terkait kartu kredit yang mereka terbitkan. Sebagai calon pengguna kartu kredit, tentu saja Anda juga harus mempertimbangkan pada bank mana Anda akan mengajukan penerbitan kartu kredit tersebut. Setidaknya carilah banyak referensi dari internet ataupun teman-teman Anda yang sudah memiliki kartu kredit terkait dengan kemudahan atau tingginya tingkat approval pengajuan kartu kredit.

Dalam hal ini, ada 2 tips yang dapat Anda lakukan agar pengajuan disetujui oleh bank yang sudah Anda pilih dan memiliki tingkat approval tinggi. Pertama pilihlah bank yang bekerja sama dengan kantor dimana Anda bekerja. Dengan begitu, maka kemungkinan pengajuan kartu kredit Anda diterima akan semakin besar. Hal ini karena pihak bank yang sudah bekerja sama dengan kantor Anda tersebut dapat melihat semua riwayat keuangan Anda dengan mudah.

Tips kedua, pastikan bahwa saldo tabungan serta perputaran uang yang terdapat dalam rekening Anda memiliki kondisi yang baik setidaknya dalam 3 bulan terakhir. Ini juga akan menjadi pertimbangan tersendiri dari pihak bank yang akan memutuskan apakah akan menyetujui pengajuan kartu kredit Anda atau tidak.

Menggunakan Kartu Kredit secara Bijak

Setidaknya itulah beberapa tips terkait pengajuan kartu kredit agar lebih mudah disetujui oleh pihak bank. Apabila semua tips di atas Anda lakukan, maka kemungkinan bank penerbit kartu kredit mana pun akan menyetujui pengajuan Anda. Lantas bagaimana cara mengetahui kartu kredit di approve? Jika Anda sudah melakukan pengajuan dan disetujui oleh pihak bank, maka Anda akan segera dihubungi untuk melakukan beberapa prosedur lanjutan hingga kartu kredit tersebut dikirimkan ke alamat Anda.

toko dengan kartu kredit
menggunakan kartu kredit dengan bijak

Setelah memiliki kartu kredit, pastikan Anda menggunakannya secara bijak. Jangan sampai kartu kredit membuat keinginan belanja Anda semakin besar tanpa mempertimbangkan berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk membayar tagihan kartu kredit. Dengan begitu, keuangan Anda setiap bulan pun dapat diolah dengan baik. Semoga sedikit ulasan tentang tips agar kartu kredit di approve tersebut bermanfaat.

Artikel Investasi Syariah ini dikenal, sbb :

cara agar pengajuan kartu kredit di approve -cara mengetahui kartu kredit bni disetujui atau tidak -

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *