5 Perusahaan Fintech Paling Berkembang Versi OJK

Perusahaan Fintech paling berkembang versi OJK – Di era digital ini semua orang bisa melakukan segala sesuatunya secara instan. Seperti contohnya dari sisi pembayaran yang mana sudah tidak lagi menggunakan uang atau cara bertransaksi konvensional. Kalau zaman dulu Anda harus membawa dompet dan uang saat bepergian, sekarang cukup dengan smartphone Anda sudah bisa mengakses berbagai kemudahan pembayaran.

Inilah kemajuan Fintech di Indonesia yang saat ini kita rasakan bersama. Fintech sendiri adalah singkatan dari ‘Financial Technology’ yang mengacu pada sebuah inovasi dalam bidang keuangan. Inovasi tersebut bisa dalam bentuk berbagai bidang bisnis, diantaranya seperti metode pembayaran elektronik, peminjaman uang secara online, transfer dana, hingga perencanaan keuangan untuk personal ataupun korporasi.

Kemajuan Fintech inilah yang kemudian mengubah budaya bertransaksi menjadi lebih efektif dan praktis. Di Indonesia ada banyak sekali perusahaan Fintech yang terdaftar secara resmi di OJK. Tetapi, tidak semuanya berhasil menembus lapisan masyarakat untuk kemudian menjadi yang terbaik. Dan dalam ulasan ini kami akan memberi informasi seputar perusahaan Fintech paling berkembang versi OJK agar Anda tidak salah dalam memilih sistem keuangan digital yang terpercaya dan paling menguntungkan, berikut ulasannya.

Amartha

Amartha fintech
Amartha fintech

Amartha adalah salah satu Fintech yang paling berkembang di Indonesia. Dengan diterapkannya sistem P2P Lending, Amartha berhasil menjadi solusi dari peminjaman dana secara kelompok. Dalam hal ini Amartha meluncurkan sebuah sistem pemodalan yang disebut sebagai ‘Tanggung Renteng’. Sistem ini memungkinkan UMKM dalam suatu desa yang berjumlah 15 – 20 anggota untuk mendapat pinjaman modal yang sebelumnya sudah dibina. Apabila ada salah satu anggota di kelompok tersebut yang tidak bisa membayar pinjaman, maka anggota lainnya berhak untuk membantu pembayaran tersebut.

Dengan visi memodernisasi keuangan mikro untuk masyarakat dalam sektor ekonomi informal, Amartha telah berhasil menjadi yang paling solutif dari segi pembiayaan maupun proses administrasinya. Perusahaan yang sudah berdiri sejak tahun 2010 ini juga telah terdaftar secara resmi di OJK. Bahkan kini berhasil menjadi salah satu perusahaan Fintech paling berkembang versi OJK.

FLIP

Transfer uang antar bank kini menjadi kebutuhan utama bagi sebagian besar masyarakat. Beralihnya sistem perdagangan konvensional ke online membuat cara bertransaksi pun berubah. Kini hanya dengan mengandalkan ATM kita sudah bisa membayar berbagai keperluan. Akan tetapi, tak jarang hal ini juga memberi sedikit beban ketika jumlah biaya transfer terlalu besar saat diakumulasikan.

FLIP fintech
FLIP fintech

Untuk itu FLIP telah hadir sebagai salah satu Fintech yang bergerak di sektor transfer antar bank tanpa biaya tambahan. Hingga kini FLIP telah berhasil membantu masyarakat Indonesia menghemat keuangan dari gratisnya biaya transfer antar bank.

FLIP bekerja sebagai pihak yang menjembatani antara Anda dengan rekening tujuan. Anda cukup men-transfer uang terlebih dahulu ke rekening FLIP dan selanjutnya uang tersebut akan diteruskan ke rekening tujuan. Dalam hal ini pengguna tidak ditarik biaya transfer alias bisa melakukannya secara gratis.

FLIP juga sudah bekerja sama dengan berbagai bank swasta di Indonesia untuk mempermudah segala jenis transaksi Anda. Bahkan untuk perizinannya FLIP telah mendapat izin resmi dan lisensi dari Bank Indonesia (BI).

Go-Pay

Sepertinya hampir semua orang di Indonesia mengenal sistem pembayaran yang satu ini. Ya, pembayaran yang melekat dengan Go-Jek ini memang telah menjadi salah satu Fintech paling multifungsi. Dengan tujuan awal mempermudah pembayaran antara pengguna jasa transportasi onlie Go-Jek dengan mitra driver, kini Go-Pay telah beralih fungsi menjadi pembayaran non tunai untuk hampir segala kebutuhan. Bahkan pada bulan Oktober lalu Go-Pay telah melayani pembayaran SIM dan SKCK di kota Gresik.

Selain itu, hal yang membuat Go-pay semakin berkembang pesat adalah adanya sistem top up saldo yang mudah. Pengguna bisa melakukan top up melalui driver Go-Jek tanpa adanya biaya tambahan. Adanya berbagai promo yang hadir berkat suntikan dana besar-besaran pada PT. Go-Jek juga turut menyumbang kesuksesan Fintech yang satu ini.

Dengan perkembangan yang pesat ini tak heran jika Nadiem Makarim, selaku CEO Go-Jek akan memisahkan Go-Pay dengan perusahaan transportasi online tersebut. Jika hal ini terjadi, maka Go-Pay akan resmi menjadi perusahaan Fintech tunggal yang khusus mengakomodasi kebutuhan keuangan pengguna untuk bertransaksi tanpa batas.

Uang Teman

Perusahaan Fintech yang satu ini fokus pada tujuan memberi pinjaman kepada para penggunanya. Uang Teman telah menjadi platform pinjaman online jangka pendek yang pertama di Indonesia. Dengan besaran uang 1 hingga 3 juta rupiah, para pengguna dapat meminjam uang hanya bermodalkan KTP.

Uang Teman

Durasi pinjaman yang tidak lama, yaitu maksimal 30 hari juga membuat Uang Teman menjadi solusi peminjaman dengan bunga yang murah. Terlebih dengan dijangkaunya seluruh area di Indonesia, membuat Uang Teman menjadi salah satu Fintech yang paling berkembang saat ini.

Saat ini perusahaan keuangan ini sudah memiliki beberapa kantor resmi yang tersebar di berbagai kota, diantaranya Jabodetabek, Jogja, Bandung, Bali, Solo, Semarang, Makassar, dan Klaten. Hal ini juga menjadi bukti komitmen dari Uang Teman bahwa perusahaan ini akan terus melayani seluruh penggunanya secara maksimal dengan kesepakatan bersama.

Doku

Perusahaan Fintech paling berkembang versi OJK yang ke-5 adalah Doku. Perusahaan yang sudah hadir sejak tahun 2007 ini memang sangat populer dikalangan pengguna Facebook dan Adsense. Doku adalah perusahaan Fintech yang menawarkan 3 sektor utama, yaitu pembayaran berskala besar, penyimpanan uang digital, dan pembayaran untuk marketplace dan bisnis kecil.

Dengan adanya inovasi tersebut, bisa dikatakan jika Doku merupakan salah satu pelopor Fintech di Indonesia. Sistem pembayaran yang disediakan Doku juga sangat beragam, mulai dari VISA, BRI e-Pay, BNI Debit Online, Mastercard, dan PayPal. Terlebih dengan adanya cara transaksi yang mudah dan cepat semakin memantapkan posisi Doku sebagai salah satu perusahaan Fintech terbaik. Bahkan kini Doku telah bekerja sama dengan lebih dari 35 ribu merchant yang terdiri dari berbagai bidang.

Dan juga seperti berbagai perusahaan Fintech lainnya, Doku sering memberikan berbagai promo menarik, baik untuk pengguna baru maupun pengguna lama. Hal ini pastinya membuat Doku semakin jaya dan dipilih oleh masyarakat. Dengan bertransaksi melalui Doku, maka Anda tidak hanya sekedar merasakan kecepatan dan efisiensi dalam bertransaksi, tetapi juga bisa merasakan berbagai promo dan potongan harga lainnya.

 

Demikianlah ulasan yang bisa kami berikan seputar 5 perusahaan Fintech paling berkembang versi OJK. Apabila Anda tertarik untuk menggunakan jasa dari beberapa perusahaan tersebut, maka ingatlah untuk memanfaatkannya dengan bijak. Segala kemudahan yang ditawarkan oleh Fintech harus mampu dimanfaatkan sebaik mungkin agar tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain di jangka panjang.

Selain itu, pastikan Anda juga selalu memahami prosedur dan aturan yang diberlakukan agar kemudahan dalam bertransaksi bisa Anda rasakan dengan baik.

Artikel Investasi Syariah ini dikenal, sbb :

investasi fintech yang paling menguntungkan -

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *