Perlukah IMB untuk Merenovasi Rumah? Cek Jawabannya di Sini

Perlukah IBM untuk merenovasi rumah? Jawaban pertanyaan ini tentu bergantung pada besar kecilnya renovasi. Selama ini, banyak orang yang beranggapan bahwa IMB hanya diperlukan saat membangun rumah saja. Saat merenovasi rumah, tidak lagi memerlukan IMB. Anggapan ini tidak sepenuhnya benar. Saat membangun rumah atau properti lain, Anda memang wajib mengurus IMB. Untuk keperluan renovasi, Anda pun perlu juga untuk mengurus IMB, terutama untuk renovasi besar yang mengubah struktur rumah.

Kriteria Renovasi yang Membutuhkan IMB

rumah IMB
rumah IMB

Tidak semua renovasi memerlukan Izin Mendirikan Bangunan atau IMB. Renovasi yang membutuhkan IMB adalah renovasi yang mengubah layout ruangan, misalnya mengubah fungsi kamar tidur menjadi ruang tamu atau membongkar tembok guna memperluas ruang. Penambahan luas bangunan, baik ke sampaing maupun ke atas termasuk ke dalam renovasi yang memerlukan IMB. Sesuai dengan Peraturan Menderi Dalam Negeri No. 32 Tahun 2010, pengurusan IMB untuk renovasi hanya yang berkaitan dengan penambahan jumlah ruangan, pembongkaran dinding, atau pembuatan bangunan baru pada bagian atas rumah atau bagian samping rumah.

Setelah membaca penjelasan di atas, Anda pasti sudah bisa menemukan jawaban atas pertanyaan perlukah IBM untuk merenovasi rumah. Jika memang renovasi yang akan Anda lakukan termasuk ke dalam renovasi yang membutuhkan IMB, sebaiknya segera urus IMB. Dengan begitu, Anda tidak akan terlibat dalam masalah hukum untuk ke depannya.

Pentingnya Mengurus IMB untuk Renovasi

Jangan menyepelekan IMB untuk renovasi. Menurut Ir. Hilman Mashoedi, seorang konsultan perizinan, IMB ini penting untuk memastikan bahwa sebuah bangunan sudah sesuai dengan segala ketentuan yang disyaratkan. Apabila bangunan sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku, tentu manfaatnya bisa dirasakan juga oleh masyarakat banyak. Yang pasti, bangunan yang didirikan atau direnovasi tidak akan diprotes oleh masyarakat sekitar.

Tak hanya itu, IMB juga sangat diperlukan untuk kelancaran transaksi jual beli bangunan atau sewa menyewa. IMB sekarang ini juga menjadi salah satu syarat untuk pengajuan kredut, asuransi, maupun agunan dari bank.

Urus IMB Sendiri Karena Prosesnya Sangat Mudah

Perlukah IBM untuk merenovasi rumah? Apakah Prosesnya susah? Banyak yang beranggapan bahwa mengurus IMB ini sangat susah dan berbelit-belit. Karena anggapan tersebut, banyak yang akhirnya tidak mengurus proses pembuatan IMB. Apakah benar proses pembuatan IMB sangat sulit dan berbelit-belit?

IMB rumah
IMB rumah

Pada dasarnya, proses untuk membuat IMB sangat mudah dan cepat, apalagi jika semuanya diurus sesuai dengan ketentuan. Hal yang perlu Anda lakukan adalah menyiapkan semua dokumen yang masuk ke dalam syarat pengajuan IMB. Cari tahu dulu dokumen apa saja yang diperlukan. Syarat yang satu ini berbeda-beda di setiap daerah. Setelah semua syarat lengkap, silahkan ajukan pembuatan IMB Ke loket.

Setiap daerah mempunyai peraturan sendiri-sendiri tentang pengurusan IMB. Untuk kawasan DKI Jakarta, tata cara pembuatan IMB sudah diatud si SK Gubernur No. 76 Tahin 2000. Lalu mulai tahun 2008, IMB untuk bangunan rumah tinggal (dengan luas kurang dari 1.500 m2) bisa dibuat di P2B kecamatan. Akan tetapi, pelayanan di kecamatan ini sangat terbatas untuk rumah tinggal yang tidak terdapat basement, mezanin, atau loteng.

Lalu, bagaimana jika ketika pembuatan IMB, ada perubahan desain yang signifikan? Menurut Ir Himlam, jika proses pembuatan IMB masih belum selesai, Anda tinggal memasukkan surat pemberitahuan perhantian desain lengkap dengan gambarnya. Akan tetapi, jika IMB sudah jadi, mau tidak mau Anda harus mengurus lagi pengajuan IMB baru.

Untuk proses pengajuan IMB renovasi rumah, prosesnya pun hampir sama. Untuk mengetahui syarat-syarat lengkap pengajuan IMB, Anda bisa datang langsung ke loket PTSP atau Pelayanan Terpadu Satu Pintu di kantor kecamatan dekat tempat tinggal Anda. Anda akan mendapatkan semua jawaban tentang perlukah IBM untuk merenovasi rumah.

Biaya Retribusi untuk Pembuatan IMB Renoasi

Setelah mengetahui perlukah IBM untuk merenovasi rumah, Anda juga harus tahu berapa kira-kira biaya retribusinya. Untuk hal ini, pemerintah daerah punya ketentuan sendiri-sendiri. Anda bisa datang langsung ke loket PTSP untuk tahu pasti berapa retribusi yang berlaku di kota Anda. Untuk Anda yang tinggal di DKI Jakarta, biaya retribus sudah diatur dalam Perda No. 1 Tahun 20016 yang membatas Tentang Retribusi Daerah.

Menurut pertauran daerah tersebut, retribusi IMB untuk renovasi dihitung berdasarkan renovasi baru. Pada ijin pendirian bangunan, retribusi IMB mempunyai rumus 25% dari luas total lantai x harga satuan. Untuk retribusi renovasi bisa ditung dari luas penambhan lantainya.

Demikian adalah penjelasan lengkap tentang perlukah IBM untuk merenovasi rumah. Ingat, jika renovasi rumah Anda memerlukan IMB, tetapi tidak diurus, Anda bisa kena denda. Denda yang diberlakukan oleh pemerintah juga cukup besar, yaitu 10% dari harga bangunan rumah. Anda tentu tidak mau risiko ini terjadi, kan? Oleh karena itu, segera urus IMB renovasi rumah.

Artikel Investasi Syariah ini dikenal, sbb :

Gambar renovasi bangunan 2010 -imb rumah -

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *