Memahami Reksadana Syariah

Reksadana syariah yaitu wadah yang digunakan untuk mengumpulkan dana dari orang-orang pemodal sebagai yang memiliki harta (sahib al-mal/rabb al-maal) bersama Manajer Investasi sebagi wakil sahib al-maal ataupun pada Manajer Investasi sebagai wakil sahib al-maal bersma pemakai investasi yang beroperasi menurut ketetapan dari prinsip-prinsip syariah islam.

Hal tersebut hanya dari pada pemodal serta manajer investasi ataupun anatara manajer bersama pemakai modal. (Nurul Huda & Edwin Muatafa Nasution, 2008, Investasi terhadap Pasar Modal Syariah, Jakarta : Kencana Pranada Media Group, hal 128-129) Perbedaaan anatara reksadana syariah dengan reksana syariah yakni bila rekasdana memakai prinsip-prinsip syariah dan instrumen dari kebijakan investasi dengan memakai beberapa cara yang halal, halal dari usaha nya yang keluarkan instrumen investasi yang tidak memakai langkah atau uasaha yang bertentangan pada syariat islam.

Sesuai dengan mengambil riba dan tidak menggunakan fasilitas investasi yang berdasar pada sham, obligasi serta sekuritas yang lain dan tidak bedasarkan spikulasinya. Bila reksdana konvensional yang akan menggunakan usaha yang bertentangan pada syariat islam yang mana konvensional ini hanya bisa melakukan suatu hal yang sangat dilarang pada syariah islam. Seperti bisnis daging babi, sejumlah tempat maksiat dan bahkan berjualan minuman keras. Adapun satu diantara akad yang di pakai reksadana syariah adalah akad Mudharabah/qiradh.

Salah satu akad atau reksadana dari system syariah yang mana investor memberi hartanya pada orang lain untuk di kelola dengan ketetapan kalau keuntungannya yang akan dibuat dua sedang kerugiannya dijamin oleh sahib maal selama tak ada kelalaian dari mudhorib. (Andri Soemitra, 2008. Bank & lembaga keuangan syariah, Jakarta : Kencana Pranada Media Group. Hal 169-1700) Reksadana syariah yang mempunyai peran utama pada pembangunan ekonomi, dikarenakan bisa memobilisasi dana dari masyarakat pemodal untuk bangun perkembangan perusahaan nasional bahkan juga usaha swasta.

Keuntungan Reksadana Syariah

Reksadana tersebut sebagai salah saru jalan keluar untuk beberapa investor kecil yang menginginkan berfungsi pada pasar modal yang kemungkinan relatif kecil serta keuntungannya sama dengan modal investor serta tentang manajer investasi.

Sebagai contoh reksadana bila ada salah satu investor atau yang memiliki modal yang ingin menginvestasikan sejumlah dananya, nah dari dana tersebut disalurkan terhadap pemakai investasi sebagai manajer investasi yang akan menjadi pelantara dengan menginvestasikan dana investor itu, dana tersebut akan dikelola serta berfungsi sebagai pembelian barang sebagai contoh surat tanah, saham dan obligasi. Yang mana keuntungannya dibagi sama dengan modal dari investor serta manajer investasi. Mengenai akad yang dilakukan pada reksadana ini yaitu akad mudharabah yang mana nanti hasil`keuntungannya sesuai dengan kesepatannya.

Dengan akad ini sebab akan menajdi sebuah keputusan terkait system operasi yang ada di reksadana syariah system ini akan berbeda dengan system reksasana konvensional hal itu bertujuan dalam reksadana syariah yang memiliki kandungan system dari hasil yang aman dari kedua belah ihak iris pihak bisa saling menguntungkan, nasabah yang mengelola dana itu yang mana hasil nya dibagi jika terjadi kekeliruan pada saat mengelolanya maka akan bisa dijamin oleh nasabahnya dan apabila trjadi ada kekeliruan dari pihak pengelola.

Sedangkan pada reksadana konvensional hanya akan ditanggung dari nasabahnya yang aman kerugian dijamin dari sipengguna investasi yang akan menjadi peminjam. Himpunan dari dana syariah tersebut dilakukan sebab dari zaman dahulu banyak pengusaha yang lakukan transaksi yang masih terbelenggu dengan masalah riba hingga yang miskin makin miskin serta yang kaya makin kaya hingga dan sangat berpengaruh terhadap rotasi perekonomian terkait hal tersebut diadakannya satu kebijakan dana syariah yang akan mengatur jalannya perputaran ekonomi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *