Mau Investasi Tanah? Ketahui Dulu Keuntungan dan Kerugian Jual Beli Tanah

Keuntungan dan kerugian jual beli tanah – Saat berbicara investasi, maka saat ini sudah banyak sekali jenis investasi yang bisa ditemukan di pasaran. Anda bisa memilih instrumen investasi yang sekiranya sesuai dengan karakter dan keinginan anda. Di antara jenis investasi yang cukup populer di Indonesia adalah investasi perhiasan, saham, deposito, obligasi, hingga properti. Nah, pilihan terakhir ini yang biasanya ramai di serbu investor karena menjanjikan untung yang menggiurkan.

Investasi ataupun kegiatan yang menyerupainya seperti jual beli properti memang tidak pernah sepi dari peminat. Banyak alasan yang membuat investor tertarik berinvestasi pada bidang yang satu ini. Namun tentu saat berbicara bisnis, tentu ada juga keuntungan dan kerugian jual beli tanah ini. Selain itu ada juga beberapa hal yang patut anda cermati sebelum memulai berinvestasi di bisnis ini. Berikut adalah penjelasannya.

Sebelum Memulai Investasi

 Jual Beli Tanah
Jual Beli Tanah

Ada beberapa hal yang patut anda pertimbangkan sebelum memilih berinvestasi dalam bisnis jual beli tanah atau properti menyangkut sifat tanah yang akan anda beli. Anda harus memastikan bahwa tanah yang anda beli memiliki sifat-sifat di bawah ini supaya anda terhindar dari hal-hal yang tidak di inginkan di masa mendatang.

  1. Free

Sifat pertama yang harus ada pada tanah yang akan anda beli adalah Free. Maksudnya, tanah tersebut jelas terbebas dari segala jenis sengketa yang mungkin mengenai. Anda juga harus jeli untuk memastikan bahwa nama yang tertera di sertifikat adalah sama dengan nama pemiliknya. Jangan sampai satu hari nanti ada pihak-pihak tertentu yang mengklaim kepemilikan tanah anda dan berujung dengan sengketa-sengketa baru.

  1. Clean

Yang selanjutnya adalah Clean. Artinya, tanah tersebut sedang tidak digunakan untuk kegiatan ekonomi apapun. Selain itu, tanah juga harus bersih dari pendudukan orang lain yang tidak memiliki hak atas tanah tersebut. anda tentu tidak mau membeli tanah yang di atasnya sudah berdiri pasar sebagai contoh. Selain anda tidak bisa mengelola tanah tersebut dalam waktu dekat, mengurus pembersihan pasar tentu bukan hal yang udah dilakukan.

  1. Clear

Sifat yang terakhir adalah Clear. Jadi tanah yang akan anda beli harus jelas spesifikasinya. Mulai dari lebar dan panjang tanah, lokasi, dan lain-lain dengan yang tertera di sertifikat. Maka langkah meninjau sebelum membeli harus anda jalankan dalam tahap ini.

Setelah mengetahui sifat-sifat tanah yang aman untuk dibeli, maka selanjutnya adalah penjelasan tentang keuntungan dan kerugian jual beli tanah. Benar sekali, tidak selamanya investasi pada bisnis jual beli tanah bisa mendatangkan keuntungan pada anda sama seperti bisnis-bisnis lainnya. Lalu apa saja keuntungan dan kerugiannya?

Keuntungan dan Kerugian Jual Beli Tanah

properti Tanah

  1. Keuntungan
  • Capital Gain

Mungkin alasan inilah yang menjadikan tanah sebagai ladang investasi bagi kebanyakan orang. Seperti yang anda ketahui jika harga tanah selalu naik dan sangat minim kemungkinannya untuk turun. Sebuah tanah bisa melambung harganya hingga 20 sampai 25% setiap tahunnya. Atau jika dibulatkan, harga tanah akan meningkat dua kali lipat setelah 5 tahun. Bayangkan keuntungan yang akan dapatkan dengan berinvestasi pada bisnis jual beli tanah ini.

  • Perawatan Minim

Tidak seperti investasi pada barang lainnya yang bertumbuh, biaya yang anda keluarkan untuk perawatan tanah terhitung sangat minim. Anda tidak akan direpotkan dengan perawatan gedung ataupun pajak bangunan yang harus secara rutin dibayarkan. Hal tersebut sangat berbeda ketika anda memutuskan untuk membeli properti berupa bangunan seperti rumah, apartemen, ruko, kantor, gudang, ataupun kios. Anda akan dibuat ribet dengan urusan mengurus semua keperluan bangunan tersebut.

  • Memiliki Nilai Tambah

Selain mendapatkan keuntungan dari meningkatnya harga jual, tanah juga memiliki nilai lebih sebagai sarana anda mendapatkan untung lainnya. Nilai tambah tersebut biasanya bisa anda peroleh dengan melakukan pengembangan dari potensi tanah tersebut. Saat ini, kebanyakan investor dalam bisnis jual beli tanah memilih untuk mendirikan perumahan dengan kavling-kavling di atasnya untuk mendapatkan Return yang lebih cepat. Alternatif lain seperti ruko pun bisa anda pilih jika memang tanah yang anda beli tersebut memiliki potensi yang aus.

  • Kebutuhan Pasar Lebih Besar daripada Ketersediaan

Maksudnya, kebutuhan orang-orang akan tanah bakal terus bertambah seiring pesatnya kemajuan yang tidak bisa dihindari. Di sisi lain, tanah tidak bisa diproduksi lagi. Dengan kelangkaan inilah, maka teori ekonomi yang mengatakan bahwa semakin tinggi kebutuhan pasar dengan ketersediaan barang yang sedikit membuat harga penawaran naik akan berlaku.

  • Tidak Harus Dijual, Disewa Juga Bisa

Saat anda memiliki tanah, maka banyak opsi yang bisa anda jalankan di atasnya. Selain membangun bisnis anda sendiri, anda juga bisa menyewakan tanah anda kepada pihak lain sembari menunggu harga tanah anda terus melambung. Tentu keuntungan anda akan berlipat ganda dengan menjalankan strategi seperti itu.

Selain keuntungan-keuntungan di atas, investasi pada bisnis jual beli tanah juga memiliki kerugian. Berikut adalah daftarnya.

  1. Kerugian
  • Investasi Pasif

Saat anda memutuskan untuk membeli tanah, maka anda hanya bisa menunggu naiknya harga tanah tersebut untuk mendapatkan keuntungan. Sifat ini jelas ada pada investasi tanah. Kecuali jika memang anda pandai mencari peluang untuk terus mengelola tanah yang anda miliki tersebut seperti yang terdapat pada poin keuntungan di atas. Anda bisa menyiasatinya dengan mendirikan ruko, atau rumah untuk mendapatkan pendapatan tetap dari investasi anda.

  • Tidak Likuid

Tidak seperti emas, atau investasi lainnya, tanah tidak bisa begitu saja anda cirkan jika anda membutuhkan dana sewaktu-waktu. Anda harus menjual tanah tersebut terlebih dahulu untuk kemudian bisa mendapatkan dananya. Hal seperti ini sangat urgen jika anda berencana menggunakan investasi tanah anda sebagai dana darurat.

  • Modal Besar

Kekurangan dari investasi pada bisnis jual beli tanah yang lain adalah membutuhkan modal yang besar. Seperti yang sudah dipaparkan jika harga tanah cenderung terus menerus naik, maka untuk membelinya pun membutuhkan modal yang besar. Apalagi untuk tanah-tanah yang memiliki potensi tinggi seperti pinggir jalan raya.

  • Menguras Pengeluaran

Kerugian yang terakhir ini hanya berlaku jika anda tidak bisa mengelola tanah yang anda beli supaya bisa mendatangkan pemasukan bagi anda. Tanah yang diam hanya akan menghabiskan biaya perawatan seperti pajak dan lain-lain. Maka merencanakan pengelolaan tanah yang akan anda beli sebelumnya bisa menjadi alternatif anda untuk menghindari kerugian ini.

Demikianlah daftar keuntungan dan kerugian jual beli tanah jika digunakan sebagai ladang investasi. Kembali lagi kepada anda untuk memilih kira-kira investasi apa yang sesuai dengan karakter keuangan anda. bahkan jika diamati, semua kerugian tersebut sudah memiliki alternatifnya. Di sinilah ketangkasan anda dalam berinvestasi diuji. Selamat memilih jalan investasi sebagai tabungan masa depan anda dan semoga bermanfaat.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *