Langkah Awal Investasi Yang Menguntungkan

Dalam setiap keberhasilan, tentu ada satu permulaan yang memulainya. Bila Anda lihat keberhasilan beberapa investor, baik dalam serta luar negeri, mungkin saja Anda terasa kurang percaya diri, tetapi perlu Anda kenali, siapa saja investor berhasil, tentu pernah mengawali dari nol. Sebagian orang paling kaya didunia juga tak segera memperoleh kekayaannya dengan cara otomatis, tetapi berjuang dari bawah, tak kecuali mereka yang berhasil jadi seseorang investor. Di bawah ini beberapa langkah yang butuh Anda lakukan saat mau memulai berinvestasi.

Selesaikan Keuangan di Rumah Tangga Anda

Ada satu hal yang cukup penting perlu Anda mengerti sebelumnya berinvestasi, yakni Anda butuh membereskan keadaan keuangan Anda terlebih dulu. Sebelumnya menempatkan uang Anda pada satu diantara instrumen investasi, Anda butuh mengevaluasi keadaan keuangan rumah tangga Anda. Seberapa besar cost yang Anda butuhkan untuk memenuhi kebutuhan hidup Anda per bulan? Adakah hutang yang belum terbayar? Apakah ada dana darurat? Bila Anda memiliki dana lebih yang tidak terpakai serta dapat diinvestasikan, dengan kata lain ’uang dingin’ Anda dapat memakainya untuk investasi.

Dalam berinvestasi, kerapkali muncul godaan untuk menggunakan dana cadangan yang seharusnya untuk keperluan darurat, dengan kata lain ’uang panas’, tetapi butuh diingat kalau memakai uang panas dalam berinvestasi tidaklah langkah yang bijak apabila Anda tak dapat mempertimbangkan resikonya. Karenanya cukup utama untuk Anda tulis, dalam aktivitas Anda berinvestasi jangan pernah mengganggu arus kas pribadi Anda. Pembagian jumlah anggaran secara seimbang sangat utama.

Anda dapat menaikkan jumlah dana untuk berinvestasi dengan cara bertahap serta rutin setiap bulan, dua bulan, tiga bulan, atau per periode spesifik yang nyaman untuk Anda. Makin besar nilai investasinya pastinya makin besar potensi hasil investasi yang mungkin saja Anda dapatkan

Bentuk Karakter Investor Anda

Dalam menyiapkan diri Anda jadi seseorang investor, Anda butuh membuat karakter Anda. Ada beberapa persyaratan karakter yang diperlukan untuk jadi investor yang handal. Lukas Setia Atmaja, seseorang penulis buku yang sekaligus seseorang dosen bagian keuangan mengungkap ada mutu 3P yang perlu dipunyai investor : Mutu 3P itu diantaranya :

Percaya Diri

Seseorang investor mesti yakin diri dengan sistem investasi yang dikerjakan olehnya. Peter Lynch, satu diantara manajer investasi terpenting juga mengungkap kalau seseorang investor tak perlu takut tidak berhasil dalam berinvestasi, sepanjang investor itu berani mengambil resiko yang terarah dengan perhitungan.

Pengetahuan

Seseorang investor juga, supaya memperoleh kepercayaan diri yang solid, mesti berbekal pengetahuan yang ideal mengenai langkah berinvestasi. Pastinya investor itu mesti membekali diri mengenai pengetahuan tentang instrumen investasi yang dipilihnya. Umpamanya apabila menginginkan beli saham satu perusahaan, sebaiknya lakukan analisis tentang perusahaan yang berkaitan, serta bagaimana kemampuan keuangannya.

Ingindalian Diri

Poin ketiga yang penting juga yaitu ingindalian diri. Banyak investor yang alami kerugian besar karna tidak bisa mengatur emosinya, walau mempunyai banyak pengetahuan serta analisa yang tepat. Apabila seseorang investor tak mampu mengatur dirinya, investor itu dapat lakukan keputusan investasi yang salah yang bisa berbuntut pada petaka finansial.

Tetapkan Maksud serta Rencana Investasi Anda

Sesudah Anda membuat karakter Anda jadi karakter seseorang investor, saat ini waktunya Anda tetapkan maksud serta rencana investasi. Tetapkan terlebih dulu apa sebagai maksud investasi Anda, lalu teruskan dengan bikin gagasan.

Anda butuh mengevaluasi rencana keuangan Anda terlebih dulu, karena investasi Anda begitu di pengaruhi oleh kepiawaian Anda mengelola keuangan Anda. Anda butuh membagikan dana secara terarah untuk keperluan harian Anda terkecuali untuk berinvestasi. Anda juga butuh meyakinkan maksud investasi Anda, karena untuk maksud investasi yang tidak sama memerlukan rencana yang berbeda juga. Anda dapat membagi rencana investasi berdasar pada periode waktunya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *