Ketahui Dimana Membeli Reksadana Mulai Harga Rp 100 Ribu

Meskipun dana untuk investasi sudah dipersiapkan, mayoritas masyarakat masih belum mengetahui dimana membeli reksadana. Jika penanam modal melek dunia investasi sebenarnya justru lebih sulit memilih jenis reksadana yang tepat dibanding harus mencari tempat membeli reksadana tersebut.

Ada banyak tempat membeli reksadana. Selain secara langsung melalui manajer investasi, penanam modal juga bisa membeli reksadana melalui APERD (Agen Penjual Reksa Dana).

Apa itu APERD dan apa hubungannya dengan manajer investasi?

APERD merupakan perpanjangan tangan sebuah manajer investasi yang memiliki tugas khusus menjual reksadana. Disini tidak semua perusahaan keunagan bisa menjadi APERD. Artinyaa APERD hanya dari perusahaan keuangan dibawah kendali langsung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) misalnya perusahaan sekuritas, perusahaan asuransi, bank, pegadaian, lembaga pembiayaan, dan lain-lain. Kendati demikian APERD saat ini lebih banyak didominasi perusahaan sekuritas dan bank.

Membeli Reksadana Secara Online. Mungkinkah?

Saat ini setiap agen bisa menjual reksadana lebih dari satu manajer investasi. Kondisi ini membuat jumlah reksadana yang dijual melalui APERD menjadi sangat beragam. Satu contoh APERD dari perusahaan sekuritas penerbit reksadana PT Buana Capital namun juga bekerja sama dengan perusahaan reksadana lain seperti PT Ciptadana Asset Management, PT Mega Asset Management, PT Pratama Capital, dan sederet manajer investasi yang lain.

PT Bank Jatim Tbk
PT Bank Jatim Tbk

Masih terkait dimana membeli reksadana, disini investor juga dapat membelinya di bank yang sudah mendapat ijin OJK menjadi APERD. Contohnya PT Bank Jatim Tbk memasarkan reksadana yang diterbitkan oleh PT Bahana TCW Investment Management, PT Syailendra Capital, PT Sucorinvest Asset Management, PT Danareksa Investment Management, PT Trimegah Asset Management, atau yang lainnya. Di OJK sendiri saat ini hanya terdapat 30 perusahaan keuangan yang telah mengantongi sertifikasi APERD.

Lalu apakah reksadana bisa dibeli secara online?

Jawabannya bisa. Saat ini perusahaan yang tergabung dalam APERD tidak hanya menjual produk reksadana melalui kantor pusat atau kantor cabang saja, namun hampir semua sudah menggunakan sistem online. Hal ini tentu saja lebih mempermudah bagi penanam modal dalam bertransaksi reksadana.

Satu contoh penjualan reksadana secara online, misalnya PT Buana Capital bekerja sama dengan Bareksa.com kemudian membuat platform marketplace reksadana online. Nah, platform ini memberi banyak kemudahan bagi penanam modal karena hampir semua transaksi dlakukan secara online, bahkan ketika investor harus mengisi form pembukaan rekening reksadana.

Rekomendasi Tempat Terbaik Membeli Reksadana

Berikut ini rekomendasi tempat dimana membeli reksadana terbaik yang bisa Anda pertimbangkan.

  1. CIMB Niaga

CIMB Niaga adalah bank yang dulu bernama Bank Niaga. Salah satu bank terbesar di Indonesia ini didirikan pada tahun 1955. Salah satu reksadana yang diterbitkan CIMB Niaga yaitu CRISP Plus. Produk ini diprioritaskan bagi penanam modal yang baru belajar investasi.

Setoran awal untuk investasi reksadana CRISP Plus minimal Rp 100.000. Selanjutnya dana yang diinvestasikan akan didebet dari rekening investor di CIMB Niaga. Satu dari beberapa keuntungan reksadana ini yaitu layanan asuransi bagi investor. Dengan kata lain investor tak hanya mendapat keuntungan dari investasi, tapi juga dilindungi oleh asuransi.

  1. Commonwealth Bank

Commonwealth Bank

Jika mengenal Commonwealth Bank lebih awal tentu investor tidak perlu bingung mencari tempat dimana membeli reksadana terbaik. Commonwealth Bank sendiri adalah sebuah bank berasal dari Australia yang melebarkan sayap di Indonesia sejak tahun 1990.

Bank ini bekerjasama dengan banyak sekali manajer investasi untuk memasarkan produk reksadananya. Sama seperti CIMB Niaga, investor hanya butuh minimal Rp 100.000  untuk membeli reksadana di Commonwealth Bank. Setelah membuka rekening di bank tersebut, setiap bulan dana akan didebet dari rekening dengan nominal sama seperti yang sudah ditentukan sendiri oleh investor pada setoran awal.

  1. PT Panin Asset Management (PAM)

PT Panin Asset Management (PAM)

Panin Asset Management (PAM) adalah perseroan terbatas yang merupakan anak perusahaan PT Panin Sekuritas. PAM sendiri sudah mulai beroperasi sejak tahun 1989. Dengan jam terbang yang cukup tinggi di dunia investasi, PAM kini mengelola tak kurang dari 10 produk reksadana.

Salah satu produk reksadana yang harganya paling terjangkau adalah Panin Dana Maksima. Investor hanya perlu menyiapkan dana minimal Rp 100.000 dan Rp 100.000 juga untuk minimum pembelian berikutnya. Bahkan investor juga bisa membeli reksadana ini melalui autodebet dari Bank Panin. Hanya saja harus dengan jumlah minimum Rp 250.000.

  1. PT Danareksa Investment Management (DIM)

PT Danareksa Investment Management (DIM)

Bisa dikatakan PT Danareksa Investment Management (DIM) adalah cikal bakal reksadana di Indonesia. DIM sendiri merupakan anak perusahaan PT Danareksa yang notabene adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

PT DIM sudah dikenal masyarakat luas sejak tahun 1992 sebagai manajer investasi terpercaya. Hingga saat ini ada lebih dari 15 produk reksadana yang dikelola PT DIM. Sama seperti manajer investasi sebelumnya, disini investor dapat membeli reksadana dengan harga minimum Rp 100.000.

  1. PT Schroders Investment Management Indonesia

Ini adalah manajer investasi yang merupakan salah satu bagian grup Schroders yang terkenal di dunia. Bahkan sejarah tentang grup Schroders sendiri sudah ada sejak abad ke-18. Di Indonesia sendiri Schroders mulai beroperasi pada tahun 1991.

Ada banyak sekali produk reksadana yang dikelola oleh perusahaan ini, salah satunya yaitu Schroders Syariah Balanced Fund. Produk reksadana ini mempunyai data cukup lengkap dan mudah diakses. Selain itu hanya dengan Rp 100.000 investor sudah bisa membeli reksadana ini.

  1. PT Manulife Aset Management Indonesia (MAMI)
manulife
manulife

Perusahaan ini hadir meramaikan pasar modal Indonesia sejak tahun 1996. Dengan segudang pengalamannya PT MAMI sampai sekarang sudah mengelola lebih dari 15 produk reksadana. Salah satu yang paling populer di masyarakat yaitu Reksadana Manulife Syariah Sektoral Amanah. Sama seperti perusahaan manajer investasi kebanyakan, produk reksadana ini bisa dibeli dengan harga minimium Rp 100.000 saja.

  1. PT Mandiri Manajemen Investasi
Mandiri investasi
Mandiri investasi

Dari namanya orang bisa menyimpulkan bahwa ini adalah perusahaan manajemen investasi dari Bank Mandiri. Tidak salah karena PT Mandiri Manajemen Investasi masih satu induk perusahaan dengan Bank Mandiri. Disini investor bisa memilih salah satu dari sekian banyak produk reksadana yang tersedia. Dengan harga minimum Rp 100.000 tentu tidak sulit bagi investor untuk mengembangkan modal disini.

  1. PT Syailendra Capital
PT Syailendra Capital
PT Syailendra Capital

Perusahaan manajemen investasi yang satu ini boleh dibilang new comer. Predikat tersebut pantas disandang sebab PT Syailendra Capital sendiri umurnya masih tergolong muda. Meskipun begitu perusahaan ini sering menyabet penghargaan seputar dunia investasi. Salah satu penghargaan diraih pada tahun 2014 lalu.

Adapun produk yang pernah meraih penghargaan sebagai reksadana terbaik yaitu Syailendra Balanced Opportunity Fund. Lagi-lagi ini juga produk reksadana yang bisa dibeli dengan harga minimum Rp 100.000.

Nah, dari rekomendasi perusahaan manajemen investasi diatas kita tidak perlu bingung lagi mencari tempat dimana membeli reksadana. Dengan harga mulai dari seratus ribu rupiah kita sudah bisa membeli reksadana sebagai bentuk investasi masa depan. Tentu ini menjadi kabar gembira bagi investor pemula.

 

Artikel Investasi Syariah ini dikenal, sbb :

bank jatim apa ada reksa dananya -reksadana di bank jatim -

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *