Kapan Harus Membeli Tanah? Simak Jawabannya di Sini

Kapan harus membeli tanah? – Investasi dalam bidang properti terutama tanah memang sangat banyak peminatnya. Apalagi didukung dengan harga tanah yang selalu melambung tinggi, investasi jual beli tanah seperti ladang matang yang selalu siap dipanen. Namun layaknya bisnis-bisnis lain, investasi tanah pun memiliki risiko yang bisa saja membahayakan keuangan anda.

Risiko ini biasanya muncul karena anda selaku investor kurang jeli dalam melihat peluang maupun ancaman dari dalam pasar itu sendiri. Nah, berhubung investasi tanah adalah investasi yang bisa anda kelola secara mandiri (tidak seperti saham, dan lain-lain), maka anda juga perlu tahu strategi apa yang harus anda terapkan supaya investasi anda bisa menuai hasil seperti yang diinginkan. Pertanyaan yang sering muncul dari para investor tanah umumnya adalah kapan harus membeli tanah? Atau kapan momen yang tepat untuk membeli tanah? Untuk menjawab pertanyaan itu, ada baiknya anda mengetahui beberapa hal penting sebelum anda memutuskan untuk membeli tanah.

Sebelum Membeli Tanah

Membeli Tanah
Membeli Tanah

Berikut adalah beberapa hal yang harus anda pahami sebelum membeli tanah. Daftar di bawah ini bisa menjadi pertimbangan anda supaya terhindar dari risiko di kemudian hari. Berikut adalah daftarnya.

  1. Perhatikan Kondisi dan Lokasi

Hal pertama yang perlu jadi pertimbangan anda adalah masalah kondisi dan lokasi tanah yang akan anda beli. Pastikan kondisi tanah yang akan anda beli adalah tanah yang stabil. Dalam artisan, tanah tersebut bukan merupakan tanah yang rawan longsor ataupun ancaman bencana lainnya. Sedangkan untuk aspek lokasi, anda bisa melihat kira-kira apakah tanah yang anda beli tersebut cukup berpotensi jika digunakan sebagai pengembangan investasi anda. Anda bisa memilih tanah yang strategis dengan memiliki sifat mudah di akses, dekat dengan pusat perbelanjaan, hingga fasilitas-fasilitas umum. Anda juga bisa memprediksi kawasan sekitar lokasi tanah anda tersebut untuk melihat potensinya di masa mendatang.

  1. Cari Luas Tanah yang Ideal

Jika keperluan anda dalam membeli tanah dari awal adalah untuk berinvestasi, maka anda tidak perlu mencari tanah dengan luas yang berhektar-hektar. Carilah tanah yang sesuai dengan kemampuan keuangan anda. Anda juga bisa memperkirakan luas tanah dengan kebutuhan dan rencana anda atas tanah tersebut. sebagai contoh, jika anda ingin mendirikan rumah hunian, maka anda hanya perlu beberapa meter persegi saja. Selain itu, penjualan tanah dengan ukuran ideal lebih mudah daripada tanah dengan ukuran luas sekaligus.

  1. Hitung Biaya yang Dikeluarkan

Membeli tanah tidak selesai pada hitungan harga per meternya saja. anda juga harus memasukkan pengurusan surat-surat dalam anggaran investasi anda. Ada banyak biaya yang harus anda penuhi seperti biaya administrasi dengan pihak Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), perpajakan, dan lain-lain. jika menurut pada peraturan perundang-undangan, maka anda harus mengeluarkan biaya sekitar 1% dari harga transaksi tanah tersebut.

  1. Tidak Likuid

Anda tidak disarankan untuk menjadikan tanah sebagai dana darurat karena sifatnya yang lama cair. Anda perlu menjual tanah anda terlebih dahulu supaya bisa mendapatkan kembali uang anda. Jadi jika anda ingin berinvestasi pada tanah, maka gunakan dana yang benar-benar tidak dibutuhkan dalam waktu dekat.

  1. Bebas Sengketa dan Penggusuran

Hal terakhir yang perlu anda perhatikan adalah bahwa tanah yang akan beli tersebut terbebas dari sengketa maupun ancaman penggusuran. Anda tidak disarankan untuk membeli tanah yang masih berstatus sengketa warisan, menjadi jaminan bank, ataupun tanah yang dokumennya tidak lengkap. Anda bisa mendapatkan informasi seputar sengketa tanah dengan bertanya kepada pejabat setempat yang berwenang. Selain itu, anda juga harus memastikan bahwa tanah tersebut tidak masuk dalam rencana pembangunan pemerintah karena potensi terjadinya penggusuran semakin besar.

Setelah mengetahui tips-tips sebelum membeli tanah di atas, maka kapan harus membeli tanah? Berikut adalah jawabannya.

Kapan Harus Membeli Tanah?

Kapan harus membeli tanah
  1. Ada Dana Lebih

Waktu yang pas untuk membeli tanah yang pertama adalah saat ada dana lebih yang bisa anda sisihkan. Baik tabungan, atau bentuk investasi lainnya yang kemudian anda ingin berkah ke investasi tanah. Anda harus memikirkan matang-matang sebelum terjun ke dunia investasi bisnis jual beli tanah karena nantinya, modal yang anda tanamkan akan bersifat likuid dan sulit dicairkan. Putuskan untuk membeli tanah sebagai investasi saat keuangan anda stabil dan dana berlebih tersebut tidak akan menggoncang keuangan anda seandainya digunakan.

  1. Mempunyai Strategi

Saat anda sudah memiliki rancangan strategi tentang apa yang akan anda lakukan pada tanah yang anda beli, maka saat itu adalah saat yang tepat bagi anda untuk membelinya. Anda harus menyegerakan langkah tersebut supaya dana alokasi yang sudah anda siapkan tidak begitu saja hilang.

  1. Pasar Properti Lesu

Meski sangat jarang terjadi, anda bisa mengambil momen yang sangat langka tersebut. benar sekali, di tengah pertumbuhan pembangunan yang masif di negeri ini, hampir tidak mungkin bisnis properti mengalami penurunan. Namun anda bisa memanfaatkan momen tersebut dengan membeli sebuah tanah yang bisa anda jual kembali saat pasar mulai stabil.

  1. Lahan Potensial

Isu pembangunan biasanya diikuti dengan pembangunan kawasan di sekitarnya. Anda bisa memanfaatkan momen tersebut untuk memiliki tanah potensial yang nantinya tentu akan berharga sangat mahal saat pembangunan sudah berjalan. Sebagai contoh, saat ini isu pembangunan mal dan pasar di kota-kota kecil sedang menggeliat. Maka anda bisa mendapatkan tanah di sekitar tempat tersebut yang tentunya dengan harga terjangkau.

  1. Lelang Tanah

Tidak selamanya anda mendapatkan tanah langsung dari pembelinya. Anda juga bisa mendapatkan tanah di tempat lelang tanah seperti bank ataupun koperasi. Tanah yang dilelang biasanya merupakan jaminan atau agunan dari nasabah yang gagal menebusnya kembali. Dengan adanya sistem lelang, anda bisa mendapatkan harga yang bagus. Selia itu, anda juga tidak perlu khawatir karena setiap surat tanah yang masuk sebagai jaminan di bank biasanya sudah lolos dari validasi tentang kepemilikan dan pembebasan sengketa.

  1. Orang Menjual karena Kebutuhan

Nah, ini bisa jadi momen yang paling tepat untuk anda membeli tanah. Anda bisa mendapatkan harga yang bersaing dari orang yang sedang membutuhkan dana dengan cepat. Biasanya, orang tersebut tidak akan banyak melakukan penawaran dan cenderung menerima tawaran anda karena kondisi yang tidak memungkinkan tersebut. namun jangan lupa, anda harus tetap memperhatikan tips-tips yang sudah dijabarkan sebelumnya supaya nantinya tanah anda terbebas dari risiko yang membahayakan.

Demikianlah beberapa jawaban atas pertanyaan kapan harus membeli tanah yang sering menjadi masalah para investor pemula. Namun kembali lagi ke fakta di lapangan bahwa kapan pun waktu anda membeli tanah, risiko selalu ada di dalamnya. Tinggal bagaimana nantinya anda mengelola risiko tersebut. Semoga bermanfaat.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *