Jenis Jenis Investasi Syariah dan Kelebihannya

Jenis jenis investasi syariah – Saat ini investasi syariah semakin di lirik oleh masyarakat. Investasi Syariah ini berbasis dengan al-quran dan hadist sehingga tidak ada unsur riba di dalamnya. Meski berbasis dengan syariah investor investasi syariah ini tetap memiliki risiko kerugian di dalamnya sama dengan investasi jenis lainnya. Namun karena dasarnya adalah berbasis syariah risikonya lebih minim dibandingkan dengan investasi biasa pada umumnya. Bagi yang beragama islam pun banyak yang lebih nyaman dengan investasi syariah ini dibandingkan yang konvensional. Sama seperti dengan investasi konvensional, investasi syariah pun memiliki berbagai macam jenis. Simak jenis jenis investasi syariah yang bisa dipertimbangkan berikut ini:

Deposito Syariah

Deposito Syariah
Deposito Syariah

Salah satu jenis investasi syariah yang bisa dipilih adalah deposito syariah. Sistem investasi ini sama dengan yang konvensional dimana melakukan penyimpanan secara berjangka dengan waktu tertentu. Penyimpanan deposito ini memiliki beberapa tujuan misalnya untuk kesehatan, pendidikan, rumah, dan sebagainya. Semua bank konvensional memang menyediakan layanan berupa deposito bagi siapa saja yang ingin menikmati masa tua dengan masa depan yang lebih tertata berkat dana yang telah disimpan. Sedangkan perbedaan deposito syariah dengan konvensional adalah pada sistem bagi hasil yang disetujui atau akad. Dengan hal ini bisa membuat laba yang sudah diputar tidak bisa diberikan dalam bentuk bunga namun lebih ke bagi hasil dengan tenor waktu minimal 1 bulan dan maksimal waktunya tidak terbatas karena merupakan tabungan jangka panjang.

Saham Syariah

Yang harus dipahami sejak awal adalah penjualan dan pembelian saham bukan sebuah perjudian. Oleh sebab itu penjualan dan pembelian saham ini juga bisa diatur menggunakan sistem syariah. Setiap perusahaan yang ada di Indonesia ini memiliki bukti berupa kepemilikan modal dalam jumlah lembaran. Setiap lembaran inilah yang disebut dengan saham dimana harganya sesuai dengan laporan keuangan suatu perusahaan.

Saham Syariah
Saham Syariah

Semakin besar dan bagus kinerja perusahaan itu maka harga per lembar sahamnya semakin mahal. Sama dengan trader lainnya dimana trader saham syariah ini bisa memilih jenis perusahaan yang bisa meningkatkan harga saham di masa yang mendatang. Namun karena sudah berbasis syariah maka perusahaan yang bisa menjual sahamnya kepada trader tidak boleh sembarangan. Perusahaan yang bisa menjual saham kepada trader syariah adalah yang tidak menjual barang maupun jasa haram yang sudah dilarang oleh fatwa MUI.

Pasar Modal

Jenis jenis investasi syariah memang tidak sebanyak dengan investasi konvensional. Namun beberapa investasi tersebut bisa menjadi ide bagi yang ingin berinvestasi dengan basis syariah.  Salah satu jenis investasi berbasis syariah yang bisa dipilih adalah pasar modal syariah. Pasar modal ini merupakan tempat bagi investor yang ingin menanamkan modal. Selain itu bagi perusahaan yang membutuhkan modal pasar ini bisa menjadi empat untuk mendapatkan investor baru yang mau menanamkan modalnya di perusahaan. Karena basisnya adalah syariah maka laba dari perusahaan tersebut akan dibagi sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati sebelumnya. Jumlah keuntungan yang bisa didapatkan adalah tergantung dengan jumlah investasi dan besaran laba sesuai dengan akadnya.

Yang sering dipertanyakan kini adalah bagaimana jika perusahaan tersebut bangkrut atau mengalami kerugian?, tentu saja yang menanamkan modal juga ikut menanggungnya dan risiko tersebut harus diketahui sejak awal oleh investor yang akan menanamkan modalnya. Selain itu penanam modal tidak bisa secara tiba-tiba meminta paksa modalnya kembali jika perusahaan tempatnya menanam modal dinyatakan pailit.

Obligasi Syariah

Obligasi Syariah
Obligasi Syariah

Selain berbasis konvensional, obligasi juga ada yang berbasis syariah. Dalam menerapkan sistem obligasi syariah ini surat-surat atau dokumen tertentu dibuat dalam bentuk sertifikat aset dan dicetak oleh emiten yang maka bisa dijadikan sebagai benda yang dijual. Namun dalam obligasi syariah ini aset yang akan dijual tersebut tidak boleh digunakan dalam hal yang melanggar syariat agama. Perbedaan lainnya juga tercantum dalam akad jual belinya harus sesuai dengan hukum syariat yang berlaku.

Reksadana Syariah

Reksadana Syariah
Reksadana Syariah

Reksadana menjadi investasi yang banyak dicari oleh anak muda. Hal itu dikarenakan selain mudah penggunaannya reksadana ini dioperasikan oleh manajer investasi sehingga investor hanya mengamati cara kerja manajer investasi tersebut. Yang menjadi perbedaan dari reksadana syariah dengan yang konvensional ini diawasi secara langsung oleh dewan pengawas syariah MUI. Sama halnya dengan reksadana konvensional dimana modal atau dana dari masyarakat dikumpulkan kemudian dikembangkan. Dengan penanaman modal mulai dari 100 ribu rupiah saja investor sudah bisa berinvestasi menggunakan reksadana syariah ini. Uang yang ditanamkan ini tidak akan lari ke tempat yang diharamkan seperti perjudian, penjual minuman keras, dan lain sebagainya yang mana menjalankan bisnis haram. Oleh sebab itulah reksadana ini tetap tidak akan melanggar syariat agama islam. Jika ada pelanggaran dewan pengawas syarah MUI lah yang akan memberikan peringatan.

Asuransi Syariah

Jenis Jenis Investasi Syariah
Jenis Jenis Investasi Syariah

Jenis investasi syariah yang terakhir adalah asuransi syariah. Banyak yang memilih untuk investasi dalam bidang syariah dikarenakan menjamin diri sendiri dan juga aset yang dimiliki. Asuransi ini berbeda dengan deposito yang berjangka meski dalam penerapannya mirip di dalam segi waktu. Perbedaannya adalah asuransi bisa di klaim kapan saja meski belum lama, misalnya karena kecelakaan atau yang ditanggung polis asuransi meninggal dunia. Karena sudah menabung dalam jangka waktu tertentu maka banyak yang menerima simpanan uang hanya sebagai pengelola saham sedangkan tidak boleh menerima bagi hasil dari iuran yang sudah dibayarkan oleh setiap anggota.

Kelebihan Investasi Syariah

Setiap investasi memiliki kelebihan masing-masing begitu pula dengan investasi syariah ini. Kelebihan investasi syariah ini berbeda dengan konvensional, namun tetap saja setiap investasi tersebut memiliki nilai plus dan minus masing-masing. Setelah mengetahui jenis jenis investasi syariah, simak kelebihan investasi berbasis syariah yang perlu dipertimbangkan berikut ini:

1. Terhindar Dari Riba yang Diharamkan

Kelebihan dari investasi syariah yang pertama adalah terhindar dari riba yang diharamkan. Riba adalah dosa yang besar sehingga tidak mengherankan jika banyak umat muslim yang menyukai investasi syariah ini. Jalannya investasi syariah ini juga diawasi oleh MUI sehingga melegakan investor yang beragama islam dimana ingin menanamkan modalnya pada investasi yang halal.

2. Sesuai Dengan Al-Quran dan Hadist

Kelebihan lainnya dari investasi syariah ini adalah sesuai dengan al-quran dan juga hadist. Al-quran dan hadist adalah pedoman bagi umat muslim sehingga segala aspek kehidupan manusia diatur menggunakan alquran dan hadist tersebut.

3. Lebih Barokah

Uang yang sedikit namun diperoleh dengan cara yang halal lebih berkah atau barokah dibandingkan dengan uang yang jumlahnya besar tapi ada praktik riba di dalamnya. Oleh sebab itu jika menginginkan investasi yang barokah bisa memilih investasi berbasis syariah ini.

Investasi syariah ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Oleh sebab itu sebelum memutuskan berinvestasi tidak hanya jenis jenis investasi syariah saja yang harus diketahui, namun juga pahami kelebihan dan risikonya masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *