Investasi Yang Berprinsip Syariah Islam

Reksadana syariah menurut bahasa reksadana terbagi menjadi 2 konsep, yakni reksa artinya jaga atau peliharaan Sedangkan dana yang memiliki arti himpunan dan. Secara bahasa reksadana memiliki arti kumpulan uang di yang dipelihara. Reksadana (mutual fuad) yaitu sebagai wahana yang di akan digunakan untuk mengumpulkan dana dari masyarakat (pemodal) dan dilanjutkan dengan diinvestasikan pada porfolio efek oleh menejemen investasi (MI).

Porfolio efek itu ada berbagai macam jenisnya dari mulai saham, obligasi, instrumen pasar uang, reksadana syariah, investasi dan kombinasi beberapa diantaranya. Undang-undang Pasar Modal Nomor 8 tahun 1995 Pasal 1, ayat (27) : “Reksadana yaitu sebagi wadah yang akan digunakan untuk menghimpun sejumlah dana dari masyarakat Pemodal untuk setelah itu diinvestasikan pada portofolio efek dari Manajer Investasi.”

“Dalam reksadana, sebagai manajemen investasi yang akan mengelola dana-dana yang ditempatkannya dalam surat berharga untuk mewujudkan keuntungan dan kerugian yang diterima dividen serta bunga yang dibukukan didalam “Jumlah Aktiva Bersih” (NAB) reksadana itu.

Sedangkan dari  fatwa DS MUI No : 20/DSN-MUI/IX/2000 dijelaskan jika reksadana syariah yaitu sebagai reksadana yang beroprasi dari ketentuan prinsip syariat islam, baik yang berbentuk akad pada pemodal sebagai pemilik harta (sahab al-mal/rabb al-mal) bersama manajer investasi dan wakil sahib al-mal, ataupun pada manajer investasi menjadi wakil sahib al-mal sebagai pemakai investasi . Jika kita membandinkan dari reksadana konversional, diantara keduannya sedikit mempunyai banyak perbedaan.

 

 

Investasi Syariah Islam

Dari perbedaan yang  mendasar yakni hanya akan ada pada cara pengelolaan dari prinsip kebijakan investasi yang akan diaplikasikan. Terkait kebijakan investasi disektor reksadana syariah yaitu dalam basis instrumen investasi dengan berbagai cara pengelolaan yang halal.

Namun halal yang dimaksud disini dalam artian ketika perusahaan yang memberikan instrumen investasi tersebut sudah tidak bisa lagi untuk melakukan usaha-usaha yang sanga bertentangan dari prinsip islam sesuai dengan reksadana syariah. Seandainya tidak tak melakukan riba (membungakan uang ) dan bahkan tidak menggunakan cara Investasi reksadana yang berdasarkan spekulasi, saham, obligasi bahkan hingga sekuritas yang lain dan tak terkait dengan product minuman keras, hingga produk yang tercampur dengan babi, berbagaibisnis hiburan yang masih berbaur maksiat, tempat judi , pornografi, dan masih banyak lainnya Contonya: yang brsifat riba, dari perdagangan menggunakan barang palsu, serta masih belum pasti.

Oleh karenanya reksadana syariah cuma bisa dilakukan dalam instrumen keuangan yang hanya berbasiskan syariah. Prinsip operasiona yang akan digunakan pada reksadana syariah menggunakan prinsip mudharabah serta qiradh. Reksadana syariah slah satu instrument investasi , yang memang masih memiliki kesempatan sangat bagus bagi masyarakat yang percaya pada keuntungan dari bank syariah sedang menghadapi krisis moneter sehingga masyarakat yang percaya dengan muslim serta bunga yang ditentukan oleh MUI sebagai salah  satu metode pemasaran.

Sedangkan dalam arti yang lain, reksadana syariah yaitu reksadana yang pengelolaan serta dari kebijakan investasinya yang merujuk pada syariat islam, jika tidak investasi didalam saham-saham atau obligasi didalam sebuah perusahaan yang pengelolaan atau dalam produknya yang masih bertentangan dengan sejumlah syariat islam.

Seperti yang dijelaskan di atas. Reksadana syariah bukan sesuatu yang yang baru. salah satu jenis investasi tersebut sudah dikena mulai sejak tahun 1920-an, meski dalam popularitasnya baru 25 tahunt terakhir. Reksadana syariah adalah salah satu instansi keuangan yang akan memberikan alternatif Investasi reksadana untuk masyarakatt yang masih menginginkan return dari sumber yang bersih dan akan bisa dipertanggung jawabkan tentunya dengan syariat islam.

Maksud dari investasi reksadana syariah tidak hanya mencari sebuah keuntungan, namun juga mempunyai tanggung jawab pada lingkungan, prinsip dari nilai-nilai religiusitas, kendati tanpa harus membiarkan keperluan beberapa investor. Reksadana syariah ini memang menjadi alternatif investasi reksadana bagi pemodal, dan tentunya pemodal kecil dan bahkan bisa digunakan juga untuk pemodal yang kesulitan utnuk mengatur waktu yang luang serta keahlian untuk mengkalkulasi kemungkinan dari berbagai investasi mereka.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *