Investasi Saham Bluechip sebagai Jenis Investasi Saham bagi Investor Pemula

Bekalangan ini, investasi saham bluechip dinilai sebagai jenis investasi yang cukup menguntungkan apabila dibandingkan dengan jenis investasi lain di bidang saham. Pasalnya, investasi yang satu ini dinilai memiliki performa yang cukup matang di pasar saham.

Bluechip merupakan saham yang dimiliki oleh perusahaan-perusahaan besar. Ia adalah perusahaan yang telah lama berdiri dan mampu bersaing di pasar saham. Dengan kata lain, setiap bentuk usaha yang dilakukan oleh perusahaan tersebut selalu mampu memberikan keuntungan bagi para investor. Adapun contoh perusahaan yang mengantongi saham bluechip adalah PT HM Sampoerna Tbk, PT Indofoof, PT Kalbe Farma Tbk, PT Unilever Indonesia Tbk, dan masih banyak lagi yang lainnya. Bagi Anda yang tertarik untuk mengetahui lebih jauh tentang investasi saham bluechip, sebaiknya menyimak ulasan berikut ini.

Investasi Saham Blue Chips, Apakah Selalu Menguntungkan?

Sebagian investor pemula pasti penasaran dan bertanya apakah dengan berinvestasi pada saham bluechip, apakah mereka akan selalu mendapatkan keuntungan? Jawabannya adalah tidak. Mengapa? Hal ini karena perkembangan saham setiap perusahaan yang dipantau dari pasar saham selalu mengalami pergerakan yang statis. Dalam arti baik perusahaan besar ataupun kecil memiliki kemungkinan yang sama terhadap kerugian dari penurunan saham dilihat dari perkembangan perusahaan tersebut.

Investasi Saham Blue Chips
Investasi Saham Blue Chips

Bayangkan saja, jika investasi pada saham bluechip menjanjikan keuntungan bagi para investor, tentu saja saham-saham di perusahaan kecil tidak akan begitu diminati. Selain itu, perkembangan perusahaan kecil menengah juga akan terbilang sulit lantaran tak begitu dilirik di pasar saham.

Meski demikian, risiko kerugian yang mungkin dialami oleh investor dapat berkurang mengingat saham bluechip hanya dimiliki oleh perusahaan yang telah berdiri kokoh sehingga perusahaan tersebut lebih mampu bersaing di pasar saham. Selain itu, nilai saham investasi bluechip juga dapat dikatakan lebih stabil dibandingkan investasi pada saham perusahaan kecil.

Karakteristik Perusahaan Kategori Saham Blue Chips

 Saham Blue Chips
Saham Blue Chips

Sebagai jenis saham yang tak dapat diperoleh dengan mudah oleh perusahaan yang lain, terdapat beberapa karakteristik yang dimiliki oleh perusahaan-perusahaan dengan kategori saham bluechips. Adapun karakteristiknya adalah sebagai berikut:

1. Memiliki Kapitalisasi yang Besar

Sebuah saham dapat dikategorikan sebagai saham blue chip apabila saham tersebut dimiliki oleh perusahaan dengan pangsa pasar yang cukup besar. Biasanya, nilai total saham perusahaan tersebut adalah triliunan rupiah. Besarnya kapitalisasi pasar oleh perusahaan tersebut akan membuat investor lebih untung dan meminimalisir terjadinya permainan harga saham.

2. Lamanya Saham Perusahaan berada di Bursa Efek

Karakteristik yang kedua adalah sebuah perusahaan dengan kapalitasasi besar dan mampu bertahan lama dalam bursa efek akan menjadikan saham perusahaan tersebut masuk dalam kategori saham bluechip. Pada umumnya, patokan waktu minimal hingga saham sebuah perusahaan dikategorikan dalam saham bluechips adalah minimal 5 tahun bertahan di bursa efek.

3. Perusahaan Memiliki Kinerja yang Baik

Kategori yang selanjutnya yakni perusahaan tersebut harus memiliki kinerja yang baik dalam menjual saham mereka di bursa efek. Tolok ukurnya yakni apakah perusahaan tersebut dapat menghasilkan laba setiap tahun, laba yang meningkat dari tahun ke tahun, hingga nilai laba yang besar apabila dibandingkan dengan modal yang dikeluarkan oleh perusahaan tersebut.

Seperti yang dijelaskan di atas, dengan patokan waktu 5 tahun, apabila sebuah perusahaan mampu memenuhi tolok ukur tersebut, maka saham mereka dapat masuk dalam kategori saham bluechip. Selain itu, perusahaan tersebut juga harus mampu menjamin dividen yang diperoleh investor setiap tahunnya.

Kelebihan Investasi Saham Blue Chips

Investasi Saham Blue Chips
Investasi Saham Blue Chips

Sebagai salah satu bentuk investasi saham yang terbilang menguntungkan, tentu saja Anda harus mengetahui apa saja kelebihan dari investasi saham blue chips. Dengan begitu, Anda dapat mempertimbangkan secara matang apakah jenis investasi yang satu ini benar-benar layak untuk dijalankan atau tidak. Adapun kelebihan investasi saham bluechip adalah sebagai berikut:

1. Harga Stabil dan Tidak Fluktuatif

Seperti yang dijelaskan di atas, investasi pada saham bluechip memiliki keunggulan dalam harga sama yang stabil. Dengan harga saham yang terbilang cukup tinggi, maka nilai saham bluechip tak akan mudah naik turun dalam tempo singkat. Hal ini dapat dibuktikan dengan sedikitnya kasus dimana saham bluechip mengalami auto reject pada bursa saham.

Saham bluechip sendiri membutuhkan waktu yang relatif lama untuk naik ataupun turun yakni dalam kurun waktu paling cepat 3 bulan. Dengan kelebihan ini, maka investasi saham blue chips memiliki ketahanan esktra dalam menghadapi nilai fluktuasi pasar.

Hal yang juga harus dipertimbangkan oleh investor adalah jangka waktu pertumbuhan saham blue chip berbanding lurus dengan sulitnya nilai saham ini turun. Dengan kata lain, membutuhkan waktu yang relatif lebih lama agar nilai saham blue chip berkembang pesat meskipun ada juga perusahaan dengan saham blue chip yang mampu melipat gandakan laba mereka.

2. Kinerja Fundamental yang Baik

Kelebihan investasi bluechip yang selanjutnya adalah bagi perusahaan yang telah mapan dan memiliki saham dalam kategori bluechip telah diakui sebagai perusahaan dengan etos kerja yang baik. Pada perusahaan kategori ini, biasanya dikelola secara profesional oleh orang-orang yang profesional pula. Tak hanya itu saja, umumnya perusahaan dengan saham blue chips merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri sehingga produk-produk mereka yang dibutuhkan oleh banyak orang membantu perusahaan tersebut untuk terus berjalan dan berkembang.

Adapun istilah yang terkenal untuk perusahaan kategori saham bluechip adalah ‘too big to fail’ karena perusahaan tersebut juga dibekali modal besar dalam menggerakkan roda bisnis. Saham blue chip ini juga layak dijadikan sebagai produk investasi jangka panjang yang dapat memberikan passive income secara terus menerus.

4. Risiko Likuiditas yang Kecil

Kelebihan yang ketiga dari investasi saham bluechip adalah risiko likuiditas yang terbilang sangat kecil. Apabila dibandingkan dengan pergerakan saham pada perusahaan kapitalisasi kecil, saham bluechip tergolong lebih meyakinkan dengan perkembangan nilai saham yang cukup besar. Selain itu, risiko bertransaksi pada saham bluechip juga lebih kecil apabila dibandingkan dengan risiko bertransaksi pada saham perusahaan kecil dan perusahaan berkembang.

Sekedar informasi, melakukan transaksi pada saham perusahaan kecil dan berkembang membutuhkan pembelajaran yang benar-benar matang serta pengalaman yang baik dalam melakukan analisa pergerakan saham. Dengan risiko fluktuasi nilai yang cukup tinggi, kemungkinan saham perusahaan kecil dapat terkena suspend atau pemberhentian sementara dalam bursa efek.

Likuiditas saham perusahaan kecil pun tak dapat dijamin. Apabila investor terjebak dalam membeli saham karena momentum sementara, maka ketika saham perusahaan tersebut mengalami kinerja yang buruk, maka investor juga tersebut akan kesulitan dalam menjual saham mereka lagi karena sulit mencari pembeli.

Berbagai risiko yang dapat dialami oleh saham perusahaan kecil itulah yang tak akan terjadi pada perusahaan kategori saham bluechip. Jadi meskipun harga saham turun, namun investor dapat dengan mudah menjual saham mereka karena masih banyak investor lain yang ingin membeli saham bluechip.

Demikian sedikit ulasan tentang saham blue chips dan kelebihannya. Melihat ulasan di atas, maka bagi setiap investor pemula, disarankan untuk memilih perusahaan dengan saham blue demi menjaga stabilitas harga investasi saham mereka. Semoga ulasan tentang investasi saham bluechip di atas bermanfaat bagi Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *