Memahami Arti, Definisi, dan Pengertian Investasi Syariah

Pengertian Investasi Syariah – Produk investasi syariah semakin digemari belakangan ini. Hal ini dipicu semakin banyak bank-bank syariah yang menyediakan produk syariah termasuk investasi. Nah pertanyaannya, apa itu investasi syariah? Apa saja jenis investasi syariah? Dan apa bedanya dengan investasi biasa?

Untuk menjawab pertanyaan tsb, InvestasiSyariah.Info akan mengajak pembaca semua mengenal lebih dekat dengan pengertian investasi syariah dari para ahli beserta jenis dan contohnya.

Defini dan Pengertian Investasi Syariah

Memahami Apa Itu Investasi dan Konsep Kekayaan dalam Islam

Seperti yang dilansir dari situs CaraInvestasiBisnis.com, investasi adalah memberikan modal / dana kepada orang lain untuk dikembangkan dan hasil pengembangan tsb akan dibagi sesuai kesepatakan. Investasi dilakukan untuk mengelola harta kekayaan yang dimiliki dengan maksud menambah harta kekayaan yang dimiliki & mendapatkan lebih banyak keuntungan di masa depan. Dengan investasi, seseorang akan merasa lebih tenang untuk hidup di masa depan, mampu memberikan jaminan kehidupan bagi keluarganya.

Walaupun tujuan investasi ini untuk menambah harta kekayaan yang dimiliki namun sebagai makhluk beragama sudah sepantasnya bila investasi ini tidak hanya untuk mengejar kehidupan duniawi saja, namun semata-mata untuk lebih mendekatkan diri pada Tuhan Sang Maha Pencipta. Dengan demikian nantinya akan diperoleh ketenangan hidup lahir dan batin.

Pengertian investasi syariah memang tak bisa dipisahkan dari agama Islam. Islam sendiri memiliki pandangan berbeda terkait investasi ataupun pemanfaatan kekayaan yang tentunya konsep ini berbeda dengan pandangan kapitalis. Investasi menurut pandangan kapitalis adalah terjadi karena adanya kekuatan usaha manusia tanpa campur tangan Tuhan. Sementara investasi menurut pandangan Islam adalah semuanya terjadi karena kekuasaan Tuhan.

Konsep kekayaan menurut Islam meliputi aspek kepemilikan dan tambahan kepemilikan. Aspek kepemilikan sendiri merupakan jumlah kekayaan yang dimiliki dan jumlah kekayaan yang dinikmati / kekayaan riil, dimana kedua jenis kekayaan ini harus dipertanggungjawabkan pada Allah SWT. Dalam membahas konsep investasi syariah, yaitu konsep investasi yang sesuai dengan kaidah aturan agama Islam, maka perlu memperhatikan aspek-aspek yang menjadi bahan penentu aktivitas investasi, aspek-aspek normatif yang menjadi pemicu adanya investasi, yaitu aspek konsep kekayaan dan aspek penggunaan kekayaan.

Sementara tambahan kepemilikan / tambahan kekayaan merupakan bertambahnya jumlah kekayaan / kepemilikan dalam kurun waktu tertentu. Penambahan kekayaan ini tentunya sangat bergantung pada kehendak Allah SWT dan kita sebagai manusia hanya diwajibkan untuk berusaha untuk mencapai ridha-Nya. Hal ini sesuai dengan ayat al-Quran surat Saba ayat 39.

Katakanlah: “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya). Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.

definisi dan pengertian investasi syariah
definisi dan pengertian investasi syariah

Jadi Apakah Itu Investasi Syariah?

Dalam pengertian investasi syariah, seseorang yang melakukan investasi harus mematuhi norma dan etika yang sesuai dengan prinsip syariah atau tidak melanggar apapun yang telah digariskan oleh Allah SWT. Sehingga nantinya dengan investasi syariah ini maka akan diperoleh banyak manfaat dan keberkahan.

Untuk lebih memahami apa itu investasi syariah, berikut kami berikan beberapa kutipan pengertian investasi syariah menurut para ahli, sebagai berikut:

Pengertian Investasi Syariah Menurut Hamzah pada tahun 2008

Investasi syariah adalah jenis investasi jangka pendek ataupun jangka panjang yang diarahkan untuk memiliki return yang halal dan baik serta memiliki kesinambungan. (Hamzah : 2008)

Pengertian Investasi Syariah Menurut Muhammad Nafik H.R pada tahun 2009

Definisi investasi syariah adalah kegiatan investasi yang berlandaskan prinsip-prinsip syariah, baik itu investasi pada sektor keuangan ataupun sektor riil. Dimana dalam hal ini Islam mengajarkan investasi yang menguntungkan bagi semua pihak dan melarang manusia untuk mencari dan mendapatkan rezeki melalui spekulasi atau berbagai cara lainnya yang sifatnya merugikan orang lain.

Arti investasi syariah adalah cara berinvestasi yang sesuai dengan syariat Islam yang berupa kegiatan penempatan dana pada satu atau lebih jenis asset dengan menghindari  sifat Maysir, Gharar, dan Riba serta mengikuti peraturan yang telah ditetapkan oleh Fiqih Islam terkait hal tentang muamalah yang diawasi langsung oleh Dewan Pengawas Syariah.

Pengertian investasi syariah adalah jenis investasi berkonsep pada kaidah aturan agama Islam dengan asas Ilahiah. Segala aspek yang menjadi bahan penentu aktivitas investasi serta segala aspek normatif yang menjadi pemicu adanya investasi, yaitu berupa aspek konsep kekayaan dan aspek penggunaan kekayaan harus diperhatikan secara seksama.

Pengertian investasi syariah di pasar modal adalah kegiatan investasi pada sekuritas yang selaras dengan syariah Islam yaitu yang telah memperoleh pengakuan dari DSN (Dewan Syariah Nasional).

Jenis Kegiatan Usaha Yang Sesuai dan Tidak Sesuai dengan Prinsip Syariah

Jadi menurut pengertian investasi syariah, investasi tsb harus dilakukan pada instrument / produk yang sesuai dengan syariah Islam dan tidak mengandung RIBA, hanya dilakukan pada perusahaan yang kegiatan usahanya tidak bertentangan dengan syariah Islam.

Beberapa jenis kegiatan usaha yang TIDAK SESUAI dengan prinsip / pengertian investasi syariah adalah

  • Usaha perjudian / perdagangan yang dilarang
  • Usaha keuangan konvensional (termasuk perbankan dan asuransi konvensional)
  • Usaha yang memproduksi, mendistribusi, serta memperdagangkan makanan dan minuman kategori haram
  • Usaha yang memproduksi, mendistribusi, serta menyediakan barang / jasa yang merusak moral dan bersifat mudharat

Prinsip-Prinsip Investasi Syariah

Selain itu, dalam pengertian investasi syariah pun, semua transaksi yang dilakukan harus sesuai dengan prinsip-prinsip syariah, seperti:

  • Adanya kebebasan membuat kontrak berdasarkan kesepakatan bersama dan kewajiban memenuhi akad (‘aqd)
  • Adanya pelarangan dan penghindaran terhadap riba (bunga), maysir (judi) dan gharar (ketidakjelasan)
  • Adanya etika (akhlak) dalam melakukan transaksi
  • Dokumentasi (perjanjian/akad tertulis) dalam transaksi

Baca juga: Sudah Mengerti Sistem Investasi Syariah?

Contoh Produk Investasi Syariah

Berikut ini adalah jenis instrument / produk investasi syariah yang perlu Anda ketahui, yaitu:

  • Reksadana syariah
  • Saham syariah
  • Sukuk atau obligasi syariah
  • Efek beragun aset syariah
  • Deposito pada bank syariah
  • Surat berharga syariah yang dikeluarkan oleh lembaga multinasional dimana pemegang saham utamanya adalah Negara Indonesia; Surat Berharga Syariah Negara; Surat berharga syariah yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia; Surat berharga syariah yang dikeluarkan oleh negara selain Indonesia
  • Emas murni
  • Pembelian pembiayaan (refinancing) syariah

Nah itulah penjelasan mengenai pengertian investasi syariah dan contoh produk investasi syariah yang perlu diketahui. Bila Anda sudah memahami arti dan definisi investasi syariah, sekarang waktunya untuk memulai investasi tsb. Semoga bermanfaat …

Artikel Investasi Syariah ini dikenal, sbb :

pengertian investasi syariah -apa itu investasi syariah -definisi prinsip syariah penginapan -pengertian investasi menurut islam -MEMAHAMI SAHAM SYARIAH -https://investasisyariah info/definisi-dan-pengertian-investasi-syariah/ -materi tentang investasi syariah -apa saja kriteria investasi dalam ekonomi syariah -investasi konvesional dan syariah menurut para ahli -investasi syariah menurut kbbi -

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *