Cara Meminjam Uang di Koperasi Tanpa Jaminan

Cara meminjam uang di koperasi tanpa jaminan – Kebutuhan hidup yang serba meningkat sering kali memaksa seseorang untuk mendapatkan dana segar secara cepat. Memang di saat ini, sudah banyak pilihan yang bisa diambil untuk kebutuhan tersebut. Mulai dari meminjam kerabat, teman, atau keluarga terdekat, hingga meminjam dana dari pihak lain seperti rentenir yang banyak tercecer di pelosok-pelosok desa, koperasi, hingga bank-bank besar konvensional maupun syariah.

Tentu ada sisi negatif dan positifnya dari masing-masing opsi di atas. Seperti jika meminjam kerabat atau keluarga dekat, maka akan ada rasa sungkan yang tinggi, atau jangka waktu yang sempit. Sedangkan jika meminjam dari rentenir, tentu saja bunga yang gila-gilaan adalah sisi terburuknya. Maka banyak orang yang lebih memilih jalan meminjam uang kepada koperasi. Untuk proses bagaimana cara meminjam uang di koperasi sendiri sepertinya sudah jamak diketahui. Selain unggul di fleksibilitasnya yang hampir ada di setiap tingkat sosial masyarakat, koperasi yang terpercaya jelas memiliki misi utama membantu orang-orang dengan kebutuhan dana mendadak tersebut. Memang salah satu agenda utama koperasi adalah menyediakan talangan atau pinjaman dana bagi para anggotanya.

Nah, permasalahannya, terkadang beberapa koperasi tetap mewajibkan anggotanya untuk memiliki jaminan saat proses pengajuan dana dilakukan. Tentu saja hal tersebut memberatkan para anggota karena belum tentu saat anggota membutuhkan dana, lalu ada aset berharga yang bisa dijaminkan. Lalu bagaimana cara meminjam uang di koperasi tanpa jaminan? Berikut adalah paparan mengenai apa itu koperasi, apa saja agenda-agendanya, jenis-jenis koperasi, hingga syarat meminjam uang di koperasi tanpa jaminan.

Pengertian Koperasi

Pengertian Koperasi

Dilihat secara asal bahasa, koperasi berarti kerja sama. Sedangkan jika meninjau dari istilah yang populer yang digunakan oleh masyarakat banyak, koperasi merujuk kepada suatu gerakan ekonomi bersama dari masyarakat demi kepentingan masyarakat itu sendiri. Asas yang digunakan untuk menjalankan koperasi adalah asas kekeluargaan dan ekonomi kerakyatan. Jadi apapun agenda dari sebuah koperasi, dapat dipastikan semuanya memiliki manfaat yang kembali ke masyarakat itu sendiri.

Sedangkan untuk prinsip-prinsipnya, koperasi menganut beberapa prinsip dasar yang sudah disetujui oleh persatuan koperasi internasional non pemerintah, yaitu:

  1. Keanggotaan koperasi bersifat terbuka dan suka rela.
  2. Pengelolaan yang transparan dan demokratis.
  3. Setiap anggota harus turut aktif berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi koperasi.
  4. Kebebasan pengembangan ekonomi individual dan otonomi.
  5. Pengembangan pendidikan, pelatihan, dan informasi.

Selanjutnya, jenis-jenis koperasi dibagi kendala beberapa kriteria berdasarkan fungsinya, tingkat kerja, dan menurut status anggotanya.

  1. Koperasi berdasarkan fungsinya terbagi menjadi koperasi pengadaan, koperasi penjualan, koperasi produksi, dan koperasi jasa.
  2. Koperasi berdasarkan tingkat kerjanya adalah koperasi primer, dan koperasi sekunder.
  3. Koperasi menurut status anggotanya terbagi menjadi koperasi produsen, dan koperasi konsumen.

Sebenarnya jika melihat asas-asas dan prinsip yang dianut oleh koperasi, maka sangat mungkin untuk koperasi memberikan pinjaman tanpa jaminan dengan mudah. Tapi kemudian yang jadi permasalahan adalah, pinjaman tanpa jaminan tidak selalu tersedia di semua koperasi. Hal tersebut sangatlah wajar mengingat koperasi harus terus berjalan meskipun banyak anggotanya yang mengajukan pinjaman. Tidak bisa koperasi menghabiskan dana yang berjalan di dalamnya begitu saja tanpa adanya input dari peminjam. Maka, pinjaman tanpa jaminan tampaknya hanya disediakan oleh beberapa koperasi yang sudah memiliki fondasi perekonomian yang kuat saja.

Sebelum memutuskan mencari koperasi yang menyediakan pinjaman tanpa jaminan, ada baiknya jika calon peminjam mengetahui apa saja syarat-syarat meminjam uang di koperasi. Berikut adalah syarat-syarat pinjam uang di koperasi.

Syarat dan Prosedur Pinjam Uang di Koperasi

Meminjam uang di koperasi
Meminjam uang di koperasi

Sebelum bisa meminjam uang di koperasi, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Yang paling dasar adalah, koperasi hanya meminjamkan uang kepada anggotanya saja mengingat tujuan koperasi adalah memakmurkan anggotanya. Jadi jika calon peminjam uang belum menjadi anggota, berikut adalah syarat menjadi anggota koperasi.

  1. Berstatus sebagai anggota koperasi.
  2. Mengisi formulir pinjaman.
  3. Menyerahkan foto copy KTP suami istri jika sudah menikah.
  4. Menyerahkan foto copy KK, rekening listrik, dan slip gaji.

Setelah menjadi anggota, maka calon peminjam dana hanya perlu melalui proses selanjutnya, berikut adalah tahapan-tahapan pengajuan dana di koperasi:

  1. Pertama, calon peminjam dana harus membuat proposal pengajuan dana yang berisi tujuan dan cara mengelola dana yang dipinjam tersebut. Peminjam bisa menuliskan tujuan usaha seperti ingin memperluas usaha, atau memulai usaha dari nol jika perlu.
  2. Selanjutnya, pengurus koperasi akan mempertimbangkan proposal pengajuan yang sudah diajukan oleh calon peminjam tersebut sesuai dengan prosedur atau kebijakan dari koperasi. Standar persetujuan biasanya berbeda-beda pada tiap koperasi.
  3. Jika proposal disetujui, maka dana akan segera cair. Biasanya saat dana disetujui, koperasi akan menyebutkan berapa bunga, jangka waktu pembayaran, hingga limit yang disetujui tersebut.

Cara Meminjam Uang di Koperasi Tanpa Jaminan

Sampailah kepada topik yang terakhir tenang bagaimana cara meminjam uang di koperasi tanpa jaminan. Mungkin segala persyaratan yang sudah di paparkan terlalu umum untuk mendapatkan pinjaman tanpa jaminan. Maka sebenarnya ada beberapa jalan yang bisa ditempuh untuk mengajukan pinjaman tanpa jaminan di koperasi. Berikut adalah pilihannya.

  1. Melalui Kontak Person Marketing Koperasi

Cara yang pertama adalah dengan menghubungi marketing koperasi secara personal. Dengan begitu, saat calon peminjam menyampaikan maksudnya bisa lebih leluasa. Namun tentu calon peminjam harus menemukan koperasi yang benar-benar menyediakan fitur pinjaman tanpa jaminan.

  1. Sampaikan Tujuan Dengan Detail

Menyampaikan tujuan dengan jelas dan detail sangat diperlukan sebagai pertimbangan koperasi menyetujui proposal peminjaman. Sampaikan juga latar belakang dan alasan yang kuat mengapa tidak ada jaminan yang bisa di berikan ke pihak koperasi.

  1. Pilih Koperasi Sesuai Rekomendasi

Mencari koperasi yang menyediakan fitur kredit tanpa jaminan memang gampang-gampang susah. Silahkan cari koperasi yang sesuai dengan rekomendasi dari orang-orang yang pernah meminjam dengan cara serupa.

Lalu koperasi apa saja yang bisa memberikan pinjaman tanpa jaminan? Berikut adalah beberapa koperasi yang bisa memberikan pinjaman tanpa jaminan.

Daftar Koperasi yang Memiliki Fitur Pinjaman tanpa Jaminan

  1. Koperasi Mapan Indonesia

Koperasi Mapan Indonesia merupakan koperasi yang sudah berskala nasional. Calon peminjam dana bisa langsung mengajukan pinjaman tanpa jaminan baiksecara online maupun offline. Namun tentu saja, calon peminjam juga harus merupakan anggota dari KAMI tersebut.

  1. Koperasi BMT UGT Sidogiri

Yang kedua adalah Koperasi BMT Usaha Gabungan Terpadu Sidogiri yang sudah mempunyai program pinjam koperasi tanpa jaminan. Anggota bisa mengajukan pinjaman untuk berbagai keperluan seperti modal usaha, biaya pendidikan, hingga talangan kredit.

  1. Pinjaman Koperasi Online

Yang terakhir adalah mengajukan pinjaman dari Koperasi Online. Sistem ini sudah di adopsi oleh Koperasi Mapan Indonesia (KAMI) demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada para anggotanya.

Demikianlah cara meminjam uang di koperasi tanpa jaminan. Ada banyak opsi yang tersedia jika memang calon peminjam tidak bisa memberikan aset apapun sebagai jaminan pinjaman dananya.

 

Artikel Investasi Syariah ini dikenal, sbb :

meminjam uang dikoperasi -

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *