Bisnis Tanah Kavling Tanpa Modal, Konsep dan Cara Memulai

Bisnis tanah kavling tanpa modal memang menjadi salah satu bentuk bisnis yang menarik perhatian para investor. Mengapa? Ini karena bisnis tanah kavling mudah dijalankan namun memiliki keuntungan yang sangat menjanjikan. Meski demikian, meraup kesuksesan dalam bisnis kavling membutuhkan pengalaman dan perhitungan yang matang. Selain itu, pelaku bisnis juga harus mempersiapkan langkah strategis demi mencapai kesuksesan dalam penjualan tanah kavling tersebut.

Cara Menjalankan Bisnis Tanah Kavling

Bisnis Tanah Kavling
Bisnis Tanah Kavling

Apabila Anda memiliki modal yang cukup besar, tentunya Anda harus mempertimbangkan untuk menjalankan jenis bisnis yang satu ini. Selain itu, Anda juga harus siap menghadapi semua risiko yang mungkin Anda alami saat menjalankan bisnis tanah kavling tanpa modal. Hal ini karena bisnis tanah kavling berbeda dengan kegiatan bisnis lainnya. Pasalnya tanah kavling tidak akan mudah rusak seperti bisnis properti.

Pertanyaannya, bagaimana cara atau kiat sukses dalam menjalankan bisnis tanah kavling tanpa menggunakan modal? Di antaranya adalah sebagai berikut:

Mulai Menjalankan Bisnis Tanah Kavling dengan Sistem Kerjasama Bagi Hasil

Sistem kerjasama bagi hasil tentu saja memungkinkan seseorang untuk menjalankan bisnis dengan modal minimum, bahkan tanpa modal sekalipun. Hal ini juga berlaku untuk bisnis tanah kavling. Caranya, Anda dapat bekerja sama dengan pemilik lahan yang nantinya dapat dijadikan sebagai tanah kavling. Menemukan orang yang mau diajak bekerja sama dalam penjualan lahan untuk tanah kavling memang tidak mudah. Untuk itu, sebagai pelaku bisnis pemula, Anda harus dapat membuat pemilik lahan yang ingin diajak bekerja sama tersebut menanamkan rasa percaya pada diri Anda.

Bila perlu, buatlah perjanjian guna menambah nilai sebuah lahan untuk tanah kavling menggunakan sistem bagi hasil. Dengan begitu, Anda tak perlu mengeluarkan modal terlebih dahulu. Tugas Anda adalah mempromosikan lahan yang nantinya akan dibuat tanah kavling pada para investor. Anda pun dapat berbicara dengan pemilik lahan yang memang berniat untuk menjual lahannya tersebut. Namun buatlah negosiasi yang sesuai sehingga pemilik lahan tak merasa digurikan.

Dengan lahan luas yang siap dibagi perkavling, maka Anda harus membuat rencana dalam membangun rumah di atasnya jika lahan tersebut memang niatnya ingin dijadikan sebagai perumahan. Di sini, Anda membutuhkan arsitek dan kontraktor agar desain rumah yang akan dibangun sesuai dengan harapan.

Selanjutnya, carilah pembeli untuk tanah kavling ataupun lahan perumahan tersebut. jika sudah terjual, maka keuntungan tersebut dapat dibagi secara adil baik untuk pemilik lahan ataupun Anda. Mengenai prosentasenya, semua tergantung kebijakan masing-masing.

Mulai Berbisnis Tanah Kavling sebagai Broker

Cara bisnis tanah kavling tanpa modal yang selanjutnya adalah dengan menjadi seorang broker. Broker merupakan peranta yang dapat mempertemukan antara penjual tanah kavling dan pembeli. Ini adalah cara yang paling sering digunakan mengingat risiko dan modalnya tidak terlalu besar.

Hal paling penting yang harus diperhatikan ketika Anda mulai menjalankan bisnis tanah kavling adalah ketelitian dalam melihat peluang. Selain itu, dibutuhkan ilmu komunikasi yang baik agar pembeli dan penjual sama-sama merasa tidak dirugikan. Adapun beberapa saran yang dapat dilakukan ketika menjadi broker tanah kavling adalah sebagai berikut:

  • Temukan tanah kavling yang hendak disewakan. Anda dapat mencarinya secara online ataupun langsung datang ke lapangan. Hal ini membutuhkan keaktifan sehingga Anda dapat menemukan tanah yang tepat untuk dijadikan lahan bisnis.
  • Apabila Anda telah menemukan tanah kavling yang tepat untuk diperjual belikan atau disewakan, maka Anda dapat langsung menghubungi pemilik tanah tersebut. Tawarkan jasa Anda untuk membantu pemilik tanah agar dapat menemukan pembeli yang potensial untuk tanah tersebut. Selain itu, pastikan juga bahwa perizinan tanah kavling yang hendak dipasarkan sifatnya legal sehingga tidak akan muncul permasalahan di kemudian hari.

Seperti yang dijelaskan di atas, sebagai seorang broker atau perantara, tentunya Anda harus memiiki sikap yang jujur, baik, dan mudah berkomunikasi.

  • Jika telah terjadi kesepakatan antara Anda sebagai perantara dan pembeli, maka buat juga perjanjian mengenai harga yang dibandrol untuk penjualan tanah kavling tersebut. Selain itu, Anda juga dapat bertanya terkait spesifikasi dan potensi dari tanah kavling pada pemiliknya sebagai daya tarik agar cepat menemukan pembeli.

Tanyakan pula berapa besaran harga yang diminta dari pemilik tanah tersebut. Apabila pemilik tanah masih belum mengetahui harga tanahnya, maka Anda dapat memberikan saran kepadanya.

  • Setelah itu, tugas Anda adalah mencari pembeli potensial untuk tanah kavling tersebut. Lakukan langkah promosi dengan menjelaskan secara detail mengenai spesifikasi tanah kavling yang akan dijual.

Itulah beberapa hal yang perlu Anda ketahui ketika menjadi seorang broker atau perantara untuk bisnis tanah kavling. Sekedar informasi, besarnya pendapatan yang diperoleh tergantung dari bagaimana cara Anda mempromosikan dan melakukan persetujuan harga dengan pembeli.

Memulai Bisnis Tanah Kavling dengan Membuat Website

Cara bisnis tanah kavling tanpa modal yang selanjutnya adalah dengan membangun atau membuat sebuah website. Website tersebut berguna sebagai media promosi tanah kavling yang ingin dipasarkan. Penggunaan website sebagai media promosi berguna menjaring dan memberikan informasi kepada semua calon pembeli yang memiliki ketertarikan terhadap tanah kavling.

Apabila Anda memutuskan untuk menjalankan bisnis tanah kavling secara online dengan website, maka Anda harus mencari banyak informasi kemudian membagikannya pada website tersebut. Mengenai tips dan langkah-langkahnya, di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Pertama, rancang sebuah website yang memang dikhususkan untuk properti atau pemasaran segala hal yang berhubungan dengan properti, termasuk tanah kavling. Buatlah website sederhana namun tetap informatif sehingga dapat memberikan manfaat untuk setiap pengunjung.

Bila perlu, buatlah sebuah website yang responsif sehingga tetap dapat dilihat meskipun menggunakan pengunjung menggunakan smartphone. Anda juga harus meninggalkan kontak person sehingga setiap pengunjung yang tertarik membeli tanah kavling melalui website Anda dapat menghubungi Anda dengan mudah. Dengan begitu, Anda dapat memberikan kepuasan dari palayanan dan keramahan Anda dalam merespon setiap calon pembeli tanah kavling.

  • Tips kedua, daftarkan Anda dengan menggunakan domain TLD (Top Level Domain). Domain TLD merupakan jenis domain berbayar yang memiliki akhirkan seperti .com, .co.id, .id, .tech, dan lain sebagainya. Mengapa? Hal ini karena sebuah website pemasaran tanah kavling yang memiliki domain TLD dinilai lebih terpercaya apabila dibandingkan dengan domain hosted.

Domain hosted merupakan jenis domain bawaan dari sebuah platform. Contohnya adalah Blogger yang memiliki bentuk domain .blogspot.com atau .blogspot.co.id.

  • Selanjutnya, daftarkan website tersebut dengan Google Adsense yang dapat memberikan Anda pendapatan melihat dari banyaknya kunjungan dan klik yang diberikan oleh pengunjung. Semakin banyak pengunjung website, maka akan semakin besar pula pendapatan Anda.

Melihat penjelasan di atas, dapat diambil sebuah kesimpulan bahwa bisnis tanah kavling memanfaatkan website mampu memberikan dua keuntungan. Pertama adalah keuntungan dari jual beli tanah kavling. Dan yang kedua adalah dari Google Adsense.

Setidaknya itulah sedikit ulasan mengenai cara melakukan bisnis tanah kavling tanpa modal, semoga bermanfaat.

Artikel Investasi Syariah ini dikenal, sbb :

Tugas pemberkasan bisnis tanah kapling -bisnis tanah kavling tanpa modal 2018 -

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *