8 Cara Menutup Kartu Kredit yang Harus Anda Perhatikan

Di antara banyaknya pengguna kartu kredit, mungkin Anda menjadi salah satu orang yang sedang mencari cara menutup kartu kredit. Mengapa? Alasan utama seseorang memutuskan untuk menutup kartu kredit adalah karena ketidakmampuan dalam mengelola keuangan sehingga alasan lain berupa ingin beralih pada produk kartu kredit dari bank yang lainnya.

Banyak orang yang menganggap bahwa menutup kartu kredit itu sangatlah rumit. Hal ini karena pada dasarnya bank penerbit kartu kredit tersebut tetap ingin memiliki nasabah yang menggunakan produk kartu kredit dari mereka. Padahal apabila Anda memahami langkah-langkah atau cara dalam menutup kartu kredit, maka menutup kartu kredit sama mudahnya dengan proses pengajuan kartu kredit tersebut.

Langkah-Langkah untuk Menutup Kartu Kredit

Langkah Menutup Kartu Kredit
Langkah Menutup Kartu Kredit

Dari sedikit ulasan di atas, intinya adalah untuk menutup kartu kredit, Anda tak dapat langsung menutupnya begitu saja. Terdapat langkah-langkah yang harus Anda lewati agar benar-benar dapat menutup produk kartu kredit tersebut. Selain itu, terdapat banyak prosedur yang tentunya harus Anda perhatikan terlebih dahulu agar tak muncul masalah di kemudian hari. Adapun beberapa cara menutup kartu kredit yang dapat Anda lakukan adalah sebagai berikut.

Diawali dengan Mendatangi Bank Penerbit Kartu Kredit

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan mendatangi bank penerbit kartu kredit. Di sini Anda akan memperoleh informasi terkait prosedur lain yang harus dipenuhi agar penutupan kartu kredit Anda berjalan dengan lancar. Selain itu, Anda juga harus melengkapi segala dokumen yang dibutuhkan, memahami alur pendataan yang fungsinya agar nanti tagihan kartu kredit tak lagi dialamatkan ke alamat Anda.

Apabila Anda termasuk orang yang sibuk dan tak memiliki waktu untuk langsung datang ke bank penerbit kartu kredit, Anda dapat memanfaatkan email dari bank tersebut. Biasanya untuk bank-bank besar, selalu ada customer service yang siap menjawab segala kebutuhan Anda terkait informasi tentang prosedur serta dokumen apa saja yang dibutuhkan untuk menutup kartu kredit. Ini juga merupakan cara menutup kartu kredit BCA.

Selesaikan Semua Tagihan Anda Selama Menggunakan Kartu Kredit

Seperti yang kita tahu, pembayaran tagihan kartu kredit akan dikenakan pada bulan berikutnya setelah Anda melakukan proses transaksi. Untuk itu, Anda harus melunasi semua tagihan tersebut termasuk pajak atau denda apabila Anda telat membayar tagihan. Dengan begitu, maka akan lebih mudah bagi Anda untuk melakukan penutupan kartu kredit. Pelunasan tagihan juga menjadi syarat utama yang harus dipenuhi oleh semua nasabah pengguna kartu kredit. Sehingga apabila tagihan tersebut tak bisa dibayar atau belum dibayar, maka Anda tidak akan dapat menutup kartu kredit.

Bayar Annual Fee

Cara yang selanjutnya adalah dengan membayar annual fee atau pembayaran tahunan. Sebenarnya saat ini sudah ada banyak banyak yang memberikan layanan bebas annual fee. Namun apabila Anda terlanjur menggunakan kartu kredit dengan sistem annual fee, maka tentu saja Anda harus melunasi pembayaran tersebut terlebih dahulu.

Sisakan Saldo Tambahan

Dalam menutup kartu kredit, Anda juga dapat menyisakan saldo tambahan. Mengapa? Hal ini sebagai antisipasi agar nantinya Anda tak perlu lagi membayar biaya untuk penutupan akun kartu kredit. Dengan cara yang satu ini, maka proses penutupan akun kartu kredit dapat lebih cepat dan hemat biaya karena Anda tak perlu lagi mengeluarkan biaya tambahan.

Jangan Lupa untuk Memanfaatkan Reward

Salah satu keunggulan kartu kredit adalah adanya reward yang dapat diperoleh penggunanya. Ini adalah fasilitas yang sangat berguna. Jadi semakin banyak atau semakin sering Anda berbelanja, maka semakin banyak pula poin reward yang dapat Anda peroleh. Ini biasanya menjadi salah satu cara menutup kartu kredit Mandiri.

Reward kartu kredit sendiri dapat ditukar dengan berbagai hadiah atau berupa voucher pemotongan harga ketika berbelanja. Jadi sebelum memutuskan untuk menutup kartu kredit, pastikan reward Anda sudah digunakan. Hal ini karena nantinya reward tersebut akan hangus atau tidak berlaku apabila kartu kredit ditutup.

Nonaktifkan Semua Akses Automatic Payment

Untuk cara yang selanjutnya, Anda harus menonaktifkan semua akses automatic payment. Hal ini karena ada beberapa toko, baik offline ataupun online, yang mempunyai fitur automatic payment atau pembayaran otomatis. Jadi ketika pengguna kartu kredit berbelanja, maka secara otomatis saldo kartu kredit akan terpotong.

Inilah yang harus Anda perhatikan. Jika fitur automatic payment masih berjalan atau aktif, bukan hal yang tak mungkin apabila tagihan Anda dapat terus bertambah, terutama apabila Anda secara tidak sadar berbelanja pada tempat yang menyediakan fitur ini. Apabila toko yang terhubung dengan fitur automatic payment inni adalah toko online, maka Anda hanya perlu membuka pengaturan pada aplikasi atau situs toko tersebut dan memilih fitur tutup layanan. Namun apabila toko tersebut adalah toko offline atau toko fisik, maka Anda dapat langsung mendatangi toko tersebut dan meminta untuk menonaktifkan fitur automatic payment.

Pastikan untuk Menyimpak Nota, Struk, serta Dokumen-Dokumen Pembayaran

Cara yang berikutnya adalah dengan menyimpan semua bukti transaksi belanja yang pernah Anda lakukan menggunakan kartu kredit. Meskipun terlihat sepele, namun semua bukti transaksi akan sangat berguna nantinya ketika Anda ingin menutup kartu kredit.

Hal ini karena nantinya ada beberapa prosedur berupa konfirmasi yang dibutuhkan untuk membantu proses penutupan kartu kredit Anda. Dapat dipastikan bahwa Anda tak akan dapat mengingat semua pengeluaran dengan kartu kredit secara detail. Namun dengan bantuan struk, nota, atau bukti dokumen lainnya, maka hal ini dapat membantu proses konfirmasi Anda terkait dengan pengeluaran dengan kartu kredit.

Simpan Bukti Tertulis Terkait Penutupan Kartu Kredit

Adapun cara menutup kartu kredit yang terakhir adalah dengan menyimpan semua bukti berupa dokumen terkait dengan penutupan kartu kredit Anda. Hal ini karena ketika kartu kredit Anda resmi ditutup, maka Anda akan mendapatkan bukti dokumen dari pihak bank penerbit kartu kredit.

Dokumen penutupan akan menjadi sangat bermanfaat apabila nantinya di bulan selanjutnya masih terdapat tagihan terkait kartu kredit Anda. Dengan adanya dokumen penutupan kartu kredit, maka tagihan tersebut dapat Anda batalkan pada pihak bank sehingga Anda pun tak perlu takut untuk membayar tagihan yang seharusnya tidak aktif lagi. Hal ini juga dapat menjadi bukti penguat secara hukum apabila nantinya ada pihak yang melakukan gugatan terhadap Anda terkait dengan tagihan kartu kredit tersebut.

Hal Paling Penting, Selalu Ikuti Prosedur

Setidaknya itulah beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menutup kartu kredit. Intinya adalah selalu ikuti prosedur yang diberikan oleh bank penerbit kartu kredit. Hal ini karena setiap bank penerbit kartu kredit menerapkan aturan yang berbeda-beda meskipun prosedur penutupan kartu kredit yang berlaku hampir sama. Dengan begitu, maka langkah penutupan kartu kredit yang Anda lakukan pun dapat berjalan dengan mudah dan cepat. Selain itu, Anda juga tak perlu takut akan muncul tagihan lain di kemudian hari.

Demikian sedikit ulasan tentang cara menutup kartu kredit, semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *