6 Jenis Pengeluaran yang Harus Dihindari Oleh Ibu Rumah Tangga Agar Tidak Boros

Jenis pengeluaran yang harus dihindari oleh ibu rumah tangga agar tidak boros – Peran ibu rumah tangga memanglah sangat penting di dalam kehidupan berkeluarga untuk persoalan mengurus keuangan rumah tangga. Biasanya suami setelah menerima penghasilannya setiap bulan, akan memberikan sebagian besar uangnya untuk di kelola oleh istri. Suami hanya memegang sisa uang yang sedikit hanya untuk keperluan seperti bensin, makan siang di kantor dan pulsa.

Dengan kata lain, ibu rumah tanggalah yang memiliki andil paling besar soal keuangan rumah tangganya. Jika hal ini tidak dilakukan dengan baik tentu akan membuat Anda kesulitan bahkan terkadang dengan terpaksa Anda meminta uang kembali ke suami Anda padahal di awal bulan sebagian besar penghasilannya sudah diberikan kepada Anda.

Bukan tidak mungkin hal tersebut justru dapat memicu pertengkaran antara Anda dengan suami Anda karena Anda dianggap boros dan tidak dapat mengatur keuangan dengan baik. Tentu hal ini bukanlah suatu hal yang Anda harapkan bukan? Untuk dapat mengatasinya Anda dapat memilih jenis pengeluaran yang harus dihindari oleh ibu rumah tangga agar tidak boros berikut ini.

Mencari Asisten Rumah Tangga

asisten rumah tangga

 

Jenis pengeluaran yang harus dihindari oleh ibu rumah tangga agar tidak boros yang pertama adalah mengeluarkan uang Anda untuk menggaji asisten rumah tangga. Sejatinya jika Anda adalah seorang ibu rumah tangga maka tugas utama Anda adalah segala hal yang berhubungan dengan kegiatan di rumah. Seperti misalnya mengurus anak, merawat rumah, menyuci baju, memasak dan lain-lain.

Akan tetapi jika Anda malas untuk mengerjakannya dan lebih memilih dikerjakan oleh asisten rumah tangga, maka hal ini hanya akan menghamburkan uang Anda untuk keperluan yang sebenarnya bisa Anda lakukan. Jika Anda adalah seorang wanita karir, menyewa asisten rumah tangga adalah hal yang sangat mungkin karena keterbatasan Anda untuk urusan di rumah. Tetapi jika Anda hanyalah ibu rumah tangga sebaiknya lakukan semua pekerjaan rumah sendiri untuk dapat menghemat keuangan Anda.

Belanja Berlebihan Tanpa Mempertimbangkan Kapasitas

Berbelanja Hemat
Berbelanja Hemat

Ibu rumah tangga tentu setiap bulan selalu pergi berbelanja bulanan dan setiap hari tentu pergi berbelanja harian untuk kebutuhan memasak makanan. Beberapa kesalahan yang sering dilakukan ibu rumah tangga dalam membelanjakan uangnya tersebut seringkali terjadi, seperti beberapa hal berikut ini.

  • Tidak membuat daftar belanjaan. Jika Anda berbelanja tanpa membawa catatan barang-barang apa saja yang Anda butuhkan dan harus Anda beli. Maka hal tersebut akan memperluas kemungkinan Anda akan belanja diluar kapasitas Anda. Anda akan melihat semua barang yang ada adalah barang yang Anda butuhkan karena Anda tidak mencatatnya. Dengan menggunakan catatan daftar belanjaan maka akan membuat Anda hanya membeli barang yang telah Anda catat dan menghindari membeli bahan-bahan yang sebenarnya tidak dibutuhkan.
  • Sebelum Anda pergi berbelanja bahan makanan, tentu Anda harus sudah memikirkan masakan apa yang akan Anda masak pada hari itu. Hindari untuk pergi berbelanja tanpa memikirkan akan memasak apa, karena hal itu akan membuat Anda membeli bahan makanan yang tidak dibutuhkan. Padahal bahan makanan dapat membusuk jika terlalu lama disimpan.
  • Pergi berbelanja dengan mengajak anak atau teman Anda. Karena semakin banyak orang yang Anda ajak maka akan semakin mahal pula belanjaan Anda. Terlebih jika Anda membawa anak Anda, tentu terkadang anak Anda memiliki banyak permintaan yang harus dituruti sehingga hal ini akan membuat anggaran belanja Anda membengkak.

Tidak Mengatur Uang Jajan Anak

Jenis pengeluaran yang harus dihindari oleh ibu rumah tangga agar tidak boros yang berikutnya adalah tidak mengatur uang jajan anak Anda. Memang bagi sebagian dari Anda mungkin sangat ingin untuk memanjakan anak Anda dengan membelikan dan menuruti semua keinginannya. Tetapi hal ini hanya akan membuat anak Anda justru semakin boros dan tidak memikirkan kondisi keuangan orang tuanya.

Anda harus tegas dan memberikan uang jajan sesuai dengan kapasitas Anda. Buatlah budget yang sesuai dengan usia anak Anda. Jika usia anak Anda masih kecil, berikanlah uang jajan secara harian agar anak Anda hanya menggunakan uang jajan sebesar yang Anda berikan pada hari itu. Sedangkan jika anak Anda sudah cukup besar, cobalah berikan uang jajan secara berkala misalnya setiap minggu atau bulan. Dengan hal ini akan mengajari anak Anda untuk dapat mengelola keuangannya sendiri, namun dengan catatan tidak ada uang tambahan jika habis sebelum waktunya.

Tergesa-Gesa Dalam Berinvestasi

Anda mungkin menganggap bahwa berinvestasi merupakan hal yang penting. Ya memang, tetapi harus dipertimbangkan secara matang-matang dalam memilih bentuk investasi seperti apa. Jangan sampai Anda terlalu tergesa-gesa mengambil keputusan dalam berinvestasi tanpa mempertimbangkan kebutuhan dan kemampuan Anda. Hindari untuk mengikuti tren investasi yang sedang booming dan mengabaikan resiko yang  bisa saja ditimbulkan akibat investasi yang Anda pilih. Investasi memang penting, terlebih untuk jangka panjang tetapi memutuskan untuk berinvetasi harus dilakukan dengan penuh pertimbangan dan kehati-hatian.

Membelanjakan Uang Tanpa Melihat Prioritas

Anda mungkin saja akan langsung membelanjakan uang setelah gaji turun untuk keperluan yang sifatnya konsumtif dan bukan prioritas Anda. Misalnya digunakan untuk membeli barang yang sedang diskon padahal Anda sedang tidak membutuhkannya, mengganti gadget Anda dengan yang lebih mahal, membeli keperluan make up mahal dan perawatan kecantikan yang terlalu berlebihan sehingga memakan uang yang banyak.

Sedangkan seharusnya uang tersebut digunakan dulu untuk pembayaran keperluan yang sifatnya prioritas seperti kebutuhan primer yaitu belanja makan, membayar sekolah anak, membayar cicilan, membayar premi asuransi, dan lain-lain. Jika Anda membelanjakannya terlebih dahulu untuk kebutuhan konsumtif Anda, maka kebutuhan prioritas Anda akan terabaikan dan Anda akan kesulitan untuk menggantinya.

Membeli Asuransi Hanya Karena Mengenal Agen Penjualnya

Membeli Asuransi
Membeli Asuransi

Jenis pengeluaran yang harus dihindari oleh ibu rumah tangga agar tidak boros yang berikutnya adalah membeli asuransi hanya karena mengenal agen penjualnya saja. Seringkali Anda mungkin membeli asuransi hanya karena seorang teman atau sodara yang menjadi agem asuransi yang menawarkan produknya. Oleh karena itu Anda akan memiliki bebrapa jenis asuransi tetapi belum tentu jumlah uang pertanggungannya.

Memiliki asuransi merupakan hal yang penting sebagai bentuk investasi dan berjaga-jaga bagi Anda. Tetapi memiliki asuransi seharusnya juga sembari menghitung berapa kebutuhan untuk dapat membiayai anak Anda hingga mereka cukup umur untuk dapat menjadi independen secara finansial. Dan hal ini tidak ditentukan dengan berapa polis yang Anda miliki tetapi berapa uang pertanggungan yang harus Anda miliki.

Demikian artikel tentang jenis pengeluaran yang harus dihindari oleh ibu rumah tangga agar tidak boros yang dapat Anda praktekkan untuk dapat menghemat keuangan Anda. Perlu diingat bahwa Anda lah ibu rumah tangga yang harus pintar mengatur keuangan sehingga mencukupi untuk semua kebutuhan primer keluarga Anda dan bahkan dapat menabung.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *