6 Contoh Investasi Jangka Panjang dengan Peluang Keuntungan yang Menggiurkan

Contoh Investasi Jangka Panjang yang Menguntungkan – Memiliki rencana dalam melakukan kegiatan investasi merupakan poin penting yang harus benar-benar dipertimbangkan dan segera dilakukan. Hal ini karena tujuan dari investasi itu sendiri adalah back up untuk kondisi keuangan di masa yang akan datang. Dengan melakukan investasi, berarti Anda telah mempersiapkan diri dan keluarga dalam mengatasi kemungkinan-kemungkinan terburuk yang mungkin saja terjadi pada kondisi keuangan Anda.

Dalam kegiatan investasi, selalu ada risiko yang menghantui para investor. Jadi tak usah heran apabila seorang investor dapat kehilangan uang investasi mereka. Mengenai risiko dalam investasi, setidaknya ada dua jenis risiko yang perlu dipertimbangkan. Pertama adalah risiko spekulatif yakni risiko yang dapat diperkirakan sebelumnya. Kedua adalah risiko murni yang datangnya secara tiba-tiba. Meski demikian, ketika Anda benar-benar mampu mengambil langkah tepat dalam berinvestasi, bukan hal yang tak mungkin apabila keuntungan berlipat ganda akan Anda peroleh dari kegiatan tersebut.

Bentuk Investasi Jangka Panjang dengan Hasil yang Paling Menguntungkan

Apabila melihat dari sedikit penjelasan di atas, dimana investasi memiliki risiko yang harus dihadapi, maka seorang pemilik saham harus benar-benar menguasai dunia investasi itu sendiri. Selain itu, investasi apabila investasi tidak Anda jadikan sebagai pekerjaan utama, maka jenis investasi paling tepat sebagai ‘sampingan’ adalah investasi jangka panjang. Berikut ini adalah beberapa contoh investasi jangka panjang yang dapat Anda lakukan.

1. Investasi Saham

Investasi Saham
Investasi Saham

Saham merupakan surat berharga dalam sebuah perusahaan dengan nilai jual serta risiko yang cukup tinggi. Saham juga dapat digunakan sebagai sebuah bukti bahwa lembaga ataupun perorangan memiliki andil pada sebuah perusahaan tertentu. Pada sebuah perusahaan, saham menjadi titik penting dimana perusahaan penerbit saham dapat memperoleh suntikan dana dari pada investor pembeli saham mereka.

Adapun keuntungan dari investasi saham yang diperoleh investor berasal dari dividen dan capital gain. Misalnya, Anda membeli saham pada perusahaan A dengan harga Rp 10.000/lembar. Setelah itu, Anda menjual saham tersebut seharga Rp 13.000/lembar. Selisih nilai beli dan jual saham itulah yang disebut capital gain. Dalam hal ini, Anda mendapatkan capital gain sebesar Rp 2.000/lembarnya.

Sedangkan dividen adalah keuntungan murni yang berasal dari perusahaan penerbit saham tersebut. Jadi apabila perusahaan memperoleh keuntungan dari hasil penjualan produk atau jasa, maka hasilnya akan dibagi antara perusahaan dan pemegang saham dengan prosentase tertentu sesuai kesepakatan di awal perjanjian. Dividen dapat berupa uang tunai ataupun lembaran saham sehingga saham yang dimiliki oleh investor dapat bertambah.

2. Investasi Obligasi

Investasi Obligasi
Investasi Obligasi

Selain investasi saham, ada juga bentuk investasi serupa yakni obligasi. Obligasi merupakan surat bukti yang dikeluarkan oleh penerbit obligasi dan harus dilunasi ketika tanggal jatuh tempo tiba. Investasi obligasi juga memberikan hak terkait pembagian keuntungan jika pemegang obligasi berbentuk perusahaan atau badan usaha.

3. Investasi Reksa Dana

Contoh investasi jangka panjang yang selanjutnya adalah reksa dana. Investasi yang satu ini dilakukan oleh perusahaan reksa dana yang bertugas dalam mengelola serta menghimpun dana dari para investor. Sebagai jenis investasi yang cukup menguntungkan sekaligus beresiko, sebaiknya Anda harus memiliki pengetahuan yang cukup sebelum terjun pada jenis investasi yang satu ini.

Investasi Reksa Dana
Investasi Reksa Dana

Meski demikian, ada keuntungan yang dapat diperoleh ketika Anda memutuskan untuk melakukan investasi reksa dana yakni terkait dengan pengelolaan investasi itu sendiri. Dalam investasi reksa dana, terdapat Manager Profesional, atau yang lebih dikenal dengan Manager Investasi, yang bertugas dalam mengelola dan mencari keuntungan bagi perusahaan reksa dana maupun investor.

Keuntungan lain yang dapat diperoleh dari kegiatan investasi reksa dana adalah terdapat penyebaran atau diversifikasi investasi dalam bentuk portofolio dengan tujuan mengurangi risiko kehilangan dana investasi. Dengan kata lain, risiko diversifikasi tak akan sebesar risiko seseorang yang membeli 1 hingga 2 jenis saham secara individu. Tak hanya itu saja, investasi reksa dana mulai diminati oleh masyarakat karena biaya yang relatif rendah. Hal tersebut dikarenakan semua dana perusahaan diperoleh dari kumpulan-kumpulan dana dari banyak investor atau pemodal.

4. Investasi Emas

Seperti yang kita tahu, investasi berupa emas menjadi bentuk investasi jangka panjang dengan keuntungan yang menjanjikan. Hal ini karena meskipun nilai jual emas terbilang fluktuatif setiap bulannya, namun apabila diambil rata-rata, pada setiap tahunnya nilai emas mengalami peningkatan.

Contohnya adalah dari tahun 1998 – 2015 lalu, harga emas mengalami kenaikan rata-rata sebesar 20% per tahun. Sedangkan untuk tahun 2016 – 2017, kenaikan harga emas sebesar 10% per tahun. Meskipun kenaikan harga emas tidak tentu sama dalam setiap tahunnya, namun dapat dipastikan bahwa terjadi peningkatan harga emas dari tahun ke tahun. Inilah yang menjadikan investasi emas tergolong sebagai bentuk investasi jangka panjang dengan keuntungan yang cukup menjanjikan.

Kredit Emas di Bank Syariah
Investasi Emas

Di samping itu, kini banyak pihak bank atau pegadaian yang mengadakan program tabungan investasi emas demi memudahkan calon investor yang ingin memiliki emas melalui uang tabungan mereka. Dengan kata lain, investasi emas sangat cocok dilakukan oleh siapa saja, terlebih bagi mereka yang masih muda demi mempersiapkan kondisi keuangan di masa depan.

5. Investasi Properti

Pilihan investasi jangka panjang yang juga harus Anda pertimbangkan adalah investasi properti. Jenis investasi yang satu ini memang terkenal memiliki peluang keuntungan yang sangat besar meskipun dengan syarat-syarat tertentu. Adapun contoh properti yang biasanya dijadikan sebagai ‘lahan’ investasi adalah tanah kosong, bangunan, ruko, apartemen, kebun, dan lain sebagainya.

Investasi properti
Investasi properti

Hal yang perlu dipersiapkan dalam melakukan jenis investasi ini adalah modal dengan nominal yang cukup besar. Meski demikian, Anda tak perlu khawatir karena besarnya modal yang dibutuhkan berbanding lurus dengan keuntungan yang mungkin diperoleh. Jadi bukan hal yang aneh apabila banyak orang yang tertarik untuk terjun pada investasi properti. Satu hal lain yang perlu Anda ketahui yakni kunci keberhasilan dalam investasi properti adalah metode pemasaran yang dilakukan dan kejelian dalam memilih properti bernilai jual tinggi.

6. Investasi Program Pensiunan

Contoh investasi jangka panjang yang berikutnya adalah investasi program pensiun. Sekedar informasi, seorang investor dapat memperoleh dana apabila ia mengalami pensiun. Dana yang diperoleh biasanya berasal dari hasil dana oleh pengembangan perusahaan sebelumnya. Selain itu, investasi program pensiunan juga menghasilkan bunga dalam prosentase yang lebih besar apabila dibandingkan dengan menabung di bank.

Investasi Program Pensiunan
Investasi Program Pensiunan

Mengenai besaran bunga yang diperoleh dari contoh investasi ini, tergantung dari besar atau kecilnya keuntungan sebuah perusahaan. Saat ini sudah banyak sekali perusahaan yang menawarkan investasi program pensiunan, salah satu contohnya adalah perusahaan asuransi.

Itulah beberapa bentuk investasi yang dapat Anda coba lakukan dan kelola. Dengan mengambil langkah tepat dalam berinvestasi jangka panjang, maka Anda tak perlu lagi khawatir mengenai kondisi keuangan Anda di masa yang akan datang. Semoga contoh investasi jangka panjang di atas dapat bermanfaat bagi Anda.

Artikel Investasi Syariah ini dikenal, sbb :

peluang usaha jangka panjang -Bentuk investasi keuangan terbaik bagi calon pensiunan -

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *