5 Tips Menabung Di Usia Muda Agar Mapan Di Usia Tua yang Harus Anda Perhatikan

Tips menabung di usia muda agar mapan di usia tua – Usia muda merupakan usia dimana kebanyakan orang menghabiskan waktunya untuk bersenang-senang dan menghabiskan uang. Anda masih belum memikirkan soal masa depan dan tidak memikirkan soal tabungan. Anda mungkin beralasan gaji minimal tidak sebanding dengan gaya hidup Anda yang cenderung masih suka bersenang-senang.

Padahal sudah seharusnya masa depan dapat dipikirkan mulai dari usia muda. Anda harus mulai mempersiapkan tabungan untuk dapat menunjang masa depan Anda. Sekalipun di usia muda mungkin Anda baru saja merintis karir dengan gaji yang minimal, bukan berarti dapat dijadikan alasan untuk tidak dapat menabung.

Posisi Anda seharusnya menjadi posisi yang paling pas untuk mulai menabung. Selain Anda masih muda, Anda mungkin belum memiliki tanggungan karena belum berkeluarga serta Anda belum memiliki cicilan apapun. Mumpung Anda masih di posisi seperti itu, otomatis uang Anda masih harus bisa di sisakan dalam bentuk tabungan. Hal ini untuk berjaga-jaga ketika terjadi hal darurat di masa depan. Simak tips menabung di usia muda agar mapan di usia tua berikut ini yang dapat membantu Anda.

Menambah Pemasukan dan Mengurangi Pengeluaran

tips menabung

Hal utama yang harus Anda lakukan untuk dapat menabung adalah dengan mengurangi pengeluaran Anda yang tidak perlu dan menambah pemasukkan Anda. Memang mungkin bagi Anda yang baru memasuki dunia kerja atau memulai karir, gaji yang Anda dapatkan hanyalah sedikit sehingga Anda masih kesulitan untuk menabung. Oleh karena itu, cobalah Anda untuk mencari pemasukan tambahan misalnya dengan menjadi freelancer.

Dengan adanya kemajuan teknologi seperti saat ini maka Anda dapat memanfaatkan keahlian Anda untuk mencari pekerjaan sampingan sebagai tambahan penghasilan Anda. Misalnya Anda dapat bekerja freelancer sebagai desain grafis, pemrogaman, desain grafis, menulis dan lain-lain. Anda dapat mengerjakannya setelah selesai dengan pekerjaan Anda atau ketika Anda dalam waktu yang senggang seperti di hari libur.

Anda dapat membagi pemasukkan Anda misalnya gaji pokok Anda digunakan untuk keperluan sehari-hari dan sisanya ditabung, sementara uang gaji sebagai freelancer seutuhnya menjadi uang tabungan Anda. Tetapi dengan catatan, Anda harus tetap mengurangi pengeluaran yang sangat tidak perlu. Misalnya mengurangi intensitas menonton di bioskop, nongkrong di cafe atau resto mahal, membeli barang-barang yang tidak terlalu mendesak, dan lain-lain.

Hindari Penggunaan Kartu Kredit

Tips menabung di usia muda agar mapan di usia tua yang berikutnya adalah dengan menghindari penggunaan kartu kredit. Penggunaan kartu kredit merupakan suatu hal yang akan memberatkan Anda jika Anda masih baru memulai karir dengan gaji yang pas-pasan. Kartu kredit akan ideal hanya digunakan oleh orang-orang yang sudah mencapai kebebasan finansial.

Kartu Kredit
Kartu Kredit

Jika Anda memaksakan untuk menggunakan kartu kredit tentu akan membuat tagihan Anda bisa saja diluar dugaan atau diatas pemasukan Anda. Terlebih menggunakan kartu kredit, uangnya tidak terlihat secara fisik sehingga cenderung mempengaruhi Anda untuk semakin boros menggunakan uang. Bukannya dapat menabung tetapi Anda justru menimbun utang karena tagihan yang membengkak.

Menggunakan Fasilitas Tabunganku

Fasilitas Tabunganku

Bagi Anda yang ingin menabung tentu ingin memilih menggunakan rekening yang setiap bulannya tidak mendapatkan potongan sama sekali. Ya, Anda dapat menggunakan fasilitas tabunganku yang merupakan produk pemerintah yang diselenggarakan dengan menggunakan standarisasi yang diterapkan oleh Bank Indonesia. Tabunganku ini merupakan satu-satunya tabungan yang memiliki syarat paling mudah dan batasan nominal setoran yang paling merakyat. Berikut ini fitur yang bisa Anda dapatkan dengan menggunakan Tabunganku.

  • Bebas biaya administrasi bulanan, penggantian buku dan biaya penarikan
  • Pembukaan rekening minimal setoran awal Rp. 20.000 untuk Bank umum, sedangkan Rp. 10.000 untuk Bank BPR atau Syariah
  • Minimal setoran tunai senilai Rp. 10.000
  • Saldo minimum Rp. 20.000 untuk Bank umum, sedangkan Rp. 10.000 untuk Bank BPR atau Syariah
  • Biaya penalti saldo dorman Rp. 2000 per bulan untuk Bank umum dan Rp. 1000 per bulan untuk Bank BPR atau Syariah. Saldo dorman merupakan rekening yang tidak melaukan transaksi selama enam bulan berturut-turut
  • Minimal penarikan tunai di konter Rp. 100.000 untuk Bank umum dan Rp. 50.000 untuk Bank BPR atau Syariah
  • Biaya penutupan rekening atas inisiatif sendiri Rp. 20.000 untuk Bank umum dan Rp. 5000 untuk Bank BPR atau Syariah
  • Terdapat bunga serta bonus hadiah

Dengan menggunakan rekening ini untuk menabung maka akan membuat uang Anda lebih aman karena tidak ada potongan bulanan. Sehingga Anda harus membuat dua rekening berbeda, yang satu khusus untuk menabung dan yang satu untuk pengeluaran Anda.

Menentukan Target di Masa Depan

Tips menabung di usia muda agar mapan di usia tua berikutnya adalah dengan menentukan target Anda di masa depan. Anda harus mampu menargetkan apa saja yang akan menjadi tujuan Anda di masa depan. Katakanlah misalnya Anda ingin membuat suatu usaha sebagai bekal di masa tua atau Anda memiliki tujuan menjadi karyawan hanya sebagai batu loncatan untuk mendapatkan modal. Maka Anda perlu benar-benar menyisihkan uang Anda yang akan Anda gunakan sebagai modal usaha.

Dengan cara menargetkan sesuatu yang menjadi tujuan hidup Anda di masa depan maka akan membuat Anda lebih fokus untuk menyisihkan uang Anda. Jika Anda tidak memiliki target atau tujuan hidup maka Anda akan cenderung untuk menghabiskan uang Anda untuk keperluan sehari-hari bahkan keperluan yang tidak mendesak. Tetapi jika Anda menanamkan mindset bahwa Anda harus menjadi pengusaha misalnya, maka Anda akan termotivasi untuk mengumpulkan uang sejak usia Anda masih muda.

Lupakan Soal Gengsi

Mengsampingkan soal gengsi merupakan salah satu tips menabung di usia muda agar mapan di usia tua yang harus Anda lakukan. Kebanyakan anak muda biasanya ingin selalu mengikuti tren dan gaya terkini sehingga tanpa disadari akan menghamburkan uang. Gaya hidup memang penting, tentu Anda harus tetap menjaga sosialitas Anda dengan teman sekaligus memperhatikan penampilan Anda.

Tetapi hal itu bukan berarti Anda harus menghamburkan uang Anda hanya untuk memenuhi gengsi Anda. Anda harus selalu mengingat bahwa gaya hidup hanyalah kesenangan sesaat dan jangan sampai Anda menyesal di masa depan karena selalu menghabiskan uang Anda hanya untuk tren dan mode. Anda harus bisa benar-benar menghentikan kebiasaan Anda untuk membeli barang-barang mahal yang menjadi tren saat itu, belilah barang-barang yang sewajarnya saja. Atau belilah hanya sesekali jika Anda benar-benar menginginkannya dan barang tersebut juga Anda anggap bermanfaat, selain untuk memenuhi gengsi Anda.

Demikian artikel tentang tips menabung di usia muda agar mapan di usia tua yang harus Anda perhatikan agar kehidupan Anda di masa depan tidaklah sebagai orang yang tidak memiliki bekal. Sehingga Anda harus tetap bersusah payah ketika Anda sudah tua untuk tetap bertahan hidup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *