5 Tips Manajemen Investasi Paling Berhasil

Tips manajemen investasi – Investasi menjadi salah satu jalan yang menarik untuk menambah penghasilan keluarga. Meski hasilnya tidak instan namun investasi ini menjadi sumber keuangan tambahan yang sangat efektif untuk masa depan. Sayangnya masih ada sedikit masyarakat yang belum sadar dan tergerak hatinya untuk mengikuti investasi ini. Alasannya pun beragam ada yang mengatakan keuangannya masih pas-pasan, belum menemukan investasi yang cocok, dan yang paling sering adalah tidak tahu bagaimana memanajemen investasi tersebut. Padahal yang namanya investasi semakin menunda maka semakin sedikit keuntungan yang bisa didapatkan, oleh sebab itu bagi yang ingin berinvestasi mulailah dari sekarang juga. Berikut ada beberapa tips manajemen investasi paling berhasil yang bisa dilakukan:

Mengatur dan Membagi Keuangan

Membagi Keuangan
Membagi Keuangan

Tips manajemen investasi yang pertama adalah mengatur dan membagi keuangan dengan baik. Jangan sampai keuangan keluarga menjadi terbengkalai setelah mengikuti investasi dikarenakan pembagian keuangan yang salah. Cara mengatur dan membagi keuangan ini harus dilakukan dengan cermat supaya keuangan menjadi tidak terbengkalai. Cara mengatur keuangan yang tepat adalah ketika gajian sisihkanlah minimal 10% untuk berinvestasi.

Mengatur Pengeluaran

Mengatur pengeluaran
Mengatur pengeluaran

Untuk bisa memanajemen investasi dengan baik adalah aturlah pengeluaran. Pengaturan pengeluaran ini tidak hanya ketika berinvestasi saja namun untuk memiliki keuangan yang lebih baik pengeluaran ini perlu diatur. Setiap memiliki pemasukan aturlah uang masuk tersebut sesuai dengan kebutuhan bukan sesuai keinginan. Anda bisa membaginya dalam pengeluaran harian, cicilan bulanan, pengeluaran untuk hiburan dan rekreasi, dan yang terakhir adalah investasi. Dengan memiliki perencanaan keuangan ini Anda akan memiliki keuangan lebih baik sebab apa yang menjadi pengeluaran adalah apa yang dibutuhkan bukan yang diinginkan.

Komitmen

Tips manajemen investasi yang paling penting adalah komitmen. Ada yang tidak memiliki komitmen yang kuat sehingga mereka menyerah dengan investasi yang dilakukan. Orang yang sukses berinvestasi adalah mereka yang memiliki komitmen yang kuat. Komitmen yang harus dipegang teguh adalah menyisihkan sebagian pendapatan atau pemasukan untuk investasi. Penghasilan yang disisihkan tersebut akan kembali namun dengan jangka waktu yang sudah ditentukan.

Pisahkan Rekening Tabungan

Pisahkan Rekening Tabungan

Untuk bisa mengatur keuangan untuk investasi adalah pisahkan rekening tabungan dengan rekening untuk sehari-hari. Minimal Anda memiliki dua rekening sekaligus. Dana untuk kebutuhan sehari-hari dimasukkan ke dalam rekening untuk sehari-hari, sedangkan yang untuk investasi dimasukkan ke dalam rekening khusus untuk investasi. Dengan melakukan hal ini uang yang digunakan untuk investasi tidak akan keliru untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Buat Anggaran Pengeluaran Tidak Terduga

Selain memikirkan dua dana yaitu untuk investasi dan kebutuhan sehari-hari, yang harus dipikirkan selanjutnya adalah sisihkan pendapatan untuk pengeluaran yang tidak terduga.  Tentu Anda tidak ingin rencana yang sudah dibuat sedemikian rupa rusak dikarenakan kebutuhan yang tidak terduga, oleh sebab itu alokasikan sebagian pendapatan yang dimiliki untuk pengeluaran yang tidak terduga. Anggaran untuk pengeluaran tidak terduga harus ada setiap bulannya, sehingga meski anggaran tersebut tidak terpakai akan tetap terakumulasikan setiap bulannya. Misal jika terpaksanya Anda menggunakan anggaran darurat tersebut Anda harus menggantinya suatu waktu.

Hindari Sumber Dari Masalah Keuangan

Untuk bisa melakukan manajemen investasi Anda harus bisa menghindari sumber dari masalah keuangan. Masih ada masyarakat yang merasa tidak sadar setiap waktu melakukan kesalahan dalam keuangan. Supaya keuangan menjadi lebih baik sebaiknya hindari sumber dari masalah keuangan yang sering tidak disadari seperti berikut ini:

  1. Kesalahan Membuat Prioritas

Sumber dari masalah keuangan yang pertama adalah salah dalam membuat prioritas. Jika skala prioritasnya saja sudah bermasalah tentunya sulit untuk mengatur keuangan tersebut apalagi menyisihkannya untuk investasi. Jika merasa keuangannya sudah bermasalah segera perbaiki sedikit demi sedikit supaya kondisi keuangannya menjadi lebih baik lagi. Buatlah skala prioritas dengan membuat daftar kebutuhan yang paling penting. Jika tidak membuat skala prioritas akan menyebabkan Anda akan mudah tergoda dengan hal-hal yang sebenarnya tidak perlu misalnya gadget baru, sepatu baru, pakaian branded, tas branded, dan lain sebagainya.

  1. Tidak Bisa Mengendalikan Diri

Sumber masalah keuangan yang harus dihindari adalah tidak bisa mengendalikan diri. Orang yang tidak bisa mengendalikan diri ini akan berbelanja dengan menuruti ego tanpa pertimbangan rasional tenang manfaat atau nilai dari barang tersebut. Hal ini sering terjadi ketika melihat barang dengan diskon yang besar sehingga sulit untuk mengendalikan diri.

  1. Kartu Kredit Sebagai Uang

Ada beberapa pemegang kartu kredit yang tidak bisa mengendalikan diri ketika berbelanja menggunakan kartu kredit tersebut. Mereka sering menganggap kartu kredit tersebut sebagai uang sehingga tidak kontrol ketika menggunakannya.

  1. Suka Menunda

Sifat menunda juga menjadi sumber masalah yang tidak bisa dihindari hampir sebagian masyarakat Indonesia. Banyak yang mengedepankan urusan konsumtif atau senang-senang dibandingkan dengan menabung sebagian pendapatannya untuk investasi. Sifat menunda inilah yang menjadi masalah terbesar mengapa seseorang menunda-nunda untuk ikut investasi. Kebiasaan menunda ini harus segera dihilangkan terutama bagi yang ingin mengikuti investasi, semakin lama menunda maka semakin sedikit peluang untuk mendapatkan nilai return terbaik pada investasi.

  1. Tidak Adanya Rencana

Jika pengeluaran lebih besar dibandingkan dengan pendapatan ha tersebut disebabkan oleh tidak adanya perencanaan dalam keuangan. Tidak adanya rencana ini membuat seseorang tidak tahu untuk apa saja uang yang dimilikinya tersebut dan baru akan sadar ketika uang gajian yang baru saja dimilikinya telah habis atau menipis. Untuk bisa mengikuti investasi dan memanajemen keuangan dengan baik rencanakanlah keuangan dengan skala prioritas.

  1. Kenikmatan Sesaat dan Lapar Mata

Sumber masalah keuangan yang terakhir adalah lebih mengutamakan kenikmatan sesaat. Kenikmatan sesaat ini disebut dengan instant gratification. Yang sering melakukan ini adalah wanita yang mana suka memburu kenikmatan sesaat untuk berbelanja barang-barang yang sebenarnya tidak perlu. Selain itu sifat lapar mata pun akan memperparah hal ini dimana sekiranya bagus barang tersebut terlihat bagus akan dibeli tanpa mempertimbangkan manfaat ke depannya.

Pantau Nilai Investasi

Pantau Nilai Investasi

Setelah tahu bagaimana caranya melakukan manajemen investasi Anda juga harus bisa memantau nilai investasi.  Dengan memantai nilai investasi ini Anda akan bisa mendapatkan nilai return terbaik. Hal ini berlaku bagi yang melakukan investasi di logam mulia, properti, dan lain sebagainya. Bagi yang menyerahkan investasinya kepada orang lain seperti pada investasi jenis reksadana Anda bisa selalu memantau kinerja dari Manajer Investasi tersebut. Apakah MI tersebut melakukan tugasnya dengan baik atau tidak. Bagi yang belum ikut investasi, mulai sekarang pikirkanlah jenis investasi apa yang cocok sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Karena dengan investasi tersebut keuangan di masa depan akan menjadi lebih baik lagi.

Investasi yang ideal adalah yang dilakukan sesegera mungkin. Jangan menunda keinginan untuk investasi. Memang tidak mudah namun jika sudah memiliki komitmen investasi ini akan terasa mudah. Lakukanlah tips manajemen investasi seperti yang disebutkan di atas untuk membuat berinvestasi terasa lebih mudah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *