5 Investasi Yang Cocok Untuk Mahasiswa Paling Potensial

Investasi yang cocok untuk Mahasiswa – Investasi yang ideal adalah yang dilakukan saat masih muda. Hal itu dikarenakan nilai dari investasi tersebut bisa berkembang menjadi lebih baik lagi. Semakin terbatas waktu investasi tersebut maka nilainya juga akan semakin rendah. Sebagai contohnya mahasiswa A menginvestasikan sejumlah uang 5 juta di umurnya 18 tahun, kemudian mahasiswa B menginvestasikan uang yang sama dan juga di instrumen investasi yang sama namun di umur 23 tahun, siapakah yang akan mendapatkan nilai balik investasi yang besar?, tentu saja adalah mahasiswa A. Mengapa bukan mahasiswa B?, hal itu dikarenakan mahasiswa B telah membuang waktunya selama 5 tahun sedangkan di waktu 5 tahun tersebut nilai investasi mahasiswa A telah berkembang dengan baik.

Tidak semua investasi cocok untuk mahasiswa oleh sebab itu pilihlah jenis investasi yang benar-benar cocok. Simak daftar investasi yang cocok untuk mahasiswa berikut ini:

Deposito

Deposito
Deposito

Investasi  pertama adalah deposito. Deposito ini merupakan jenis investasi yang cocok untuk mahasiswa dikarenakan risiko yang kecil. Deposito ini merupakan investasi berjangka bisa jangka pendek dan juga jangka panjang. Untuk jangka pendek minimal 1 bulan dan jangka panjang bisa lebih dari 5 tahun. Mahasiswa yang ingin melakukan investasi deposito sebaiknya memilih tenggang waktu yang pas maksudnya adalah sesuai dengan keinginan dan juga kebutuhannya. Uniknya lagi mahasiswa bisa mengambil bunga deposito yang ada di bank tersebut. Bunga adalah wujud imbal jasa karena telah menanamkan uangnya di bank, kemudian bank akan memutar uang tersebut ke instrumen yang lainnya seperti kredit, pinjaman, dan lain sebagainya. Jangka waktu yang sudah ditentukan atau disepakati membuat uang yang telah ditanamkan di deposito ini tidak bisa diambil sewaktu-waktu oleh sebab itulah bunga deposito lebih besar dibandingkan dengan tabungan biasa.

Membahas suku bunga deposito ini sangat menarik karena yang ditawarkan oleh bank mulai dari 4% sampai dengan 7%. Namun yang harus diperhatikan di sini adalah masih terdapat pemotongan pajak sebesar 20%. Deposito ini juga dilindungi oleh LPS atau Lembaga Penjamin Simpanan. Sehingga ketika bank yang dijadikan sebagai tempat menyimpan uang nasabah bangkrut lembaga tersebut bisa menjamin dana nasabah sampai dengan 2 miliar dimana bunganya cukup besar yaitu 7,5% di setiap bank. Oleh sebab itu sebelum berinvestasi dengan deposito pastikan bank yang digunakan untuk menyimpan uang telah terdaftar dalam LPS.

Kelebihan Deposito

Kelebihan dari investasi deposito ini adalah suku bunga yang tinggi dan juga aman. Aman tersebut artinya tidak memiliki risiko yang besar sehingga mahasiswa maupun investor pemula bisa berinvestasi dengan ini.

Kekurangan

Selain ada kelebihan ada juga kekurangannya. Kekurangan ini harus diperhatikan bagi mahasiswa yang ingin invest dengan deposito. Bunga deposito yang tinggi tidak akan ada artinya jika persentase inflasi mengalahkan bunga deposito tersebut. Akibatnya membuat uang yang telah ada di deposito tersebut terus berkurang karena tergerus oleh inflasi. Oleh sebab itu laju inflasi ini harus diketahui dengan baik. Selalu pantau laju inflasi yang ada di indonesia ini dan pastikan persentasenya di bawah dari bunga deposito sehingga keuntungan masih bisa didapatkan.

Logam Mulia

Logam Mulia
Logam Mulia

Tidak hanya wanita saja yang menyukai logam mulia, tapi laki-laki pun banyak yang menyukai kilau dari logam mulia ini. Untuk investasi logam mulia yang disarankan dalam bentuk batangan. Keuntungan dari berinvestasi dengan menggunakan logam mulia ini tidak tergerus dengan inflasi selain itu harga emas yang selau naik membuat banyak yang lebih memilih menginvestasikan uangnya dalam bentuk emas.  Mahasiswa bisa memilih instrumen investasi satu ini dikarenakan lebih stabil. Pembelian mudah ini pun tidak ribet dan emas ini bisa dijual kapan pun dimana pun sehingga begitu menggiurkan dan menguntungkan.

Cara Mendapatkan Emas Batangan

Untuk bisa mendapatkan emas batangan bisa di dapatkan di toko emas, bank, pegadaian maupun di distributor emas batangan terpercaya. Dulunya emas hanya bisa dilayani dengan pembelian minimal 5 gram, namun saat ini investasi dalam bentuk emas lebih inovatif yaitu dengan pembelian satuan terkecil seperti 0,1 gram saja dengan harga begitu terjangkau.

Tips Investasi Emas

Meski menguntungkan mahasiswa harus tahu bagaimana cara berinvestasi dengan emas ini. Tips yang harus diingat adalah belilah emas di saat harganya sedang menurun atau rendah. Selain itu belilah emas di toko atau tempat yang terpercaya. Minta sertifikat atau tanda bukti kepemilikan emas tersebut sebab tanpa sertifikat harga emas akan menurun drastis.

Peer to Peer Lending

Peer to Peer Lending
Peer to Peer Lending

Investasi selanjutnya yang cocok dijalankan bagi mahasiswa adalah peer to peer lending. Mungkin investasi satu ini masih sedikit awam, namun sudah ada beberapa anak muda yang menjalankan investasi ini. Sebagai contoh dari investasi ini adalah meminjamkan modal atau uang ke pelaku bisnis. Konsep dari investasi ini mirip dengan obligasi.  Yang membuat peer to peer landing ini menarik adalah timba balik yang kompetitif. Investasi ini pun hanya membutuhkan modal minim hanya mulai dari 100 ribu rupiah sampai dengan 1 juta rupiah saja status mahasiswa sudah berubah menjadi investor peer to peer lending. Keuntungan yang didapatkan hanya dalam jangka pendek saja karena tenornya berkisar antara 6 bulan, 12 bulan, dan paling lama adalah 2 taun. Keuntungan per tahun yang bisa didapatkan mulai dari 18% dan diperkirakan akan tinggi lagi sebab compounding effect.

Forex

Forex ini cocok dijadikan investasi untuk mahasiswa. Selama ini Forex dijadikan sebagai perdagangan untuk berbagai macam jenis mata uang. Mahasiswa yang ingin bermain di pasar modal bisa menukarkan uangnya dengan mata uang asing yang mana memiliki margin dengan keuntungan yang lebih tinggi. Sebagai contohnya adalah menukarkan uang senilai 1 juta rupiah dengan US$100. Setelah itu ketika nilai tukar dolar ke pound sterling naik bisa ditukarkan dengan mata uang tersebut sehingga keuntungan bisa didapatkan dari nilai tukar tersebut. Meski begitu tidak semua mahasiswa bisa bermain Forex, karena kondisi pasar bisa berubah sewaktu-waktu. Prediksi yang salah akan menyebabkan kerugian yang besar.

Reksadana

Investasi dalam Bentuk Reksa Dana

Investasi yang cocok untuk mahasiswa terakhir adalah reksadana. Reksadana ini hanya membutuhkan modal yang kecil mulai dari 100 ribu rupiah saja. Kelebihan dari reksadana ini adalah ada manajer investasi atau yang sering disebut dengan MI yang akan mengatur uang yang telah diinvestasikan. Mi tersebut akan membaca sentimen pasar, menghitung risiko investasi, dan juga mengatur strategi investasi yang mana akan menghasilkan keuntungan yang besar. Reksadana ini adalah investasi yang ideal karena memiliki dana terbatas. Hal penting bagi mahasiswa yang ingin berinvestasi dengan reksadana ini adalah pilih manajer investasi yang dapat dipercaya karena mereka lah yang menjadi penentu apakah investasi yang telah dilakukan berhasil atau tidak.

Demikianlah beberapa daftar investasi yang cocok untuk mahasiswa yang bisa dipertimbangkan, semoga informasi ini bermanfaat.

Artikel Investasi Syariah ini dikenal, sbb :

investasi islam untuk mahasiswa -

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *